Jumat, 15 Mei 2026

Terungkap! Aksi Adaro (ADRO) Akuisisi 50% Saham Pemilik Proyek PLTA Terbesar

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Mar 2023 | 14:45 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Adaro Energy  Indonesia Tbk (ADRO). (Perseroan)
Ilustrasi PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang Induk milik PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN) di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara pada 1 Maret 2023 lalu.

PLTA Mentarang Induk merupakan PLTA terbesar di Indonesia. Pembangunan PLTA Mentarang Induk berkapasitas 1.375 MW dengan perkiraan nilai investasi sekitar US$ 2,6 miliar ini merupakan bagian dari upaya KHN menyediakan pasokan energi terbarukan yang terjangkau, andal, dan berkelanjutan.

Adapun KHN merupakan perusahaan holding penanaman modal dalam negeri dan asing yang dimiliki oleh PT Kayan Patria Pratama (25%), Sarawak Energy Berhad (25%), dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (50%).

Namun, banyak yang belum mengetahui sejak kapan Adaro jadi menggenggam 50% saham pemilik PLTA terbesar di RI itu.

ADVERTISEMENT

Dijelaskan dalam website KHN, PT Kayan Hydropower Nusantara didirikan pada Januari 2018 sebagai perusahaan penanaman modal asing Indonesia oleh sponsor pendiri PT Kayan Patria Pratama (KPP) dan Sarawak Energy Berhad.

Lalu pada bulan Oktober 2022, KHN menyambut Adaro Energy (ADRO) untuk bergabung dengan KHN. Dan proses joint venture antara KPP, Sarawak Energy, dan Adaro Energy telah selesai pada tanggal 29 November 2022.

Sedangkan, dalam laporan operasional kuartal IV-2022 Adaro disebutkan, pada kuartal IV-2022, melalui PT Mentarang Tirta Energi (MTE), Adaro merampungkan akuisisi terhadap 50% kepemilikan atas PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN).

“KHN akan mengembangkan PLTA 1.375 MW yang akan menyediakan sumber energi ramah lingkungan bagi Kawasan Industri Kaltara yang saat ini sedang dikembangkan Adaro,” ungkap manajemen Adaro dikutip Selasa (14/3/2023).

Tahapan konstruksi PLTA Mentarang Induk mulai dilaksanakan pada kuartal I-2024, diperkirakan dapat mengalirkan listrik pertama pada akhir tahun 2029.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 16 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia