Jumat, 15 Mei 2026

Timah (TINS) Cetak Laba Bersih Rp 1,04 T

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Mar 2023 | 07:05 WIB
BAGIKAN
Kegiatan di smelter PT Timah Tbk. Foto ilustrasi:  BeritaSatuPhoto/Defrizal
Kegiatan di smelter PT Timah Tbk. Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Defrizal

JAKARTA, investor.id - PT Timah Tbk (TINS) mengumumkan laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir 31 Desember 2022 yang telah diaudit.

Di tahun 2022, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,04 triliun di tengah fluktuasi harga jual logam timah yang cukup tinggi.

Sementara berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba bersih tersebut menurun sekitar 20% dibandingkan tahun 2021 Rp 1,30 triliun.

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 12,50 triliun yang terpangkas 14,3% ketimbang 2021 Rp 14,60 triliun.

ADVERTISEMENT

Sedangkan beban pokok pendapatan turun sebesar 11% dan beban usaha berkurang sebesar 6%.

TINS memproduksi bijih dan logam timah tahun 2022 masing-masing sebesar 20.079 ton dan 19.825 metrik ton serta penjualan logam tahun 2022 sebesar 20.805 metrik ton.

Posisi nilai aset perseroan pada akhir tahun 2022 sebesar Rp 13,07 triliun. Sementara posisi liabilitas sebesar Rp 6,03 triliun, turun 28% dibandingkan posisi akhir tahun 2021 sebesar Rp 8,38 triliun dikarenakan berkurangnya pinjaman jangka pendek.

“Perseroan berhasil menurunkan interest bearing debt berupa pinjaman bank, liabilitas supplier financing, dan utang obligasi sebesar 41% menjadi Rp 3 triliun dari posisi akhir tahun 2021 sebesar Rp 5,11 triliun” ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah Tbk, Fina Eliani dalam keterangan resmi, Kamis (16/3/2023).

Posisi ekuitas sebesar Rp 7,04 triliun, naik 12% dibandingkan posisi akhir tahun 2021 sebesar Rp 6,31 triliun.

Kinerja keuangan perseroan menunjukkan hasil yang baik terlihat dari beberapa rasio di antaranya net profit margin sebesar 8,3% dan penurunan debt to equity ratio sebesar 0,86x (2021: 1,3x). Hal ini menunjukkan keberhasilan manajemen perseroan dalam menurunkan beban utang dan bunga bank.

Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,04 triliun melampaui target yang ditentukan perseroan.

“Perseroan berhasil membukukan kinerja yang optimal hingga akhir tahun 2022 di tengah fluktuasi harga jual logam timah yang cukup tinggi. Ke depannya, perseroan akan terus konsisten menjalankan efisiensi di seluruh rantai bisnis, serta mendorong peningkatan kinerja anak usaha,” papar Fina Eliani.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 48 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia