Kejutan dari Waskita Karya (WSKT)
JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengungkap update informasi terkait rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue.
Dalam keterbukaan informasi dalam menjawab permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Presiden Direktur WSKT Destiawan Soewardjono menyatakan, perseroan memiliki rencana tindakan korporasi dalam waktu dekat.
Rencana tersebut adalah penambahan modal lewat rights issue yang sempat tertunda pada tahun 2022 lalu.
“PMHMETD PUT III tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2023,” jelas Destiawan dikutip Jumat (17/3/2023).
Atas rencana tersebut, lanjutnya, Waskita Karya akan mengajukan persetujuannya kembali pada rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang rencananya akan dilaksanakan pada semester I-2023.
“Namun perseroan bersama konsorsium konsultan terlebih dahulu menyelesaikan peninjauan ulang secara komprehensif terhadap implementasi master restructuring agreement (MRA),” terang Destiawan.
Dia menyatakan, pemegang saham utama perseroan, dalam hal ini Pemerintah Indonesia akan melakukan peningkatan modal dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN) tahun anggaran 2022 senilai Rp 3 triliun yang akan diserap melalui proses PMHMETD PUT III.
“Di mana hal tersebut sempat tertunda pelaksanaannya pada tahun 2022 dikarenakan kondisi pasar global yang kurang kondusif,” sebut Destiawan.
“Atas rencana tersebut, perseroan akan kembali melanjutkan proses PMHMETD PUT III yang sempat tertunda yang akan dimintakan persetujuannya pada RUPST yang rencananya akan dilaksanakan pada semester I tahun 2023,” tegasnya.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


