Jumat, 15 Mei 2026

BBRI dan GOTO Sedot Dana Asing Terbesar selama Maret

Penulis : Harso Kurniawan
21 Mar 2023 | 16:44 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di depan layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung melintas di depan layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, Investor.id – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi penampung dana asing tertinggi selama 1-17 Maret 2023. Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing.

Sementara itu, saham perusahaan teknologi terbesar di Tanah Air, PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masuk lima besar saham sasaran capital inflow. Saham GOTO telah masuk FTSE Global Equity Index Series Asia Pacific bersama PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan berlaku pada 17 Maret 2023.

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, belum lama ini, para periode itu, saham BBRI menarik capital inflow Rp 873 miliar, lalu GOTO Rp 666 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 255 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 198 miliar, dan MDKA Rp 132 miliar.

Sebaliknya, modal asing senilai Rp 2,1 triliun keluar dari saham BBCA, diikuti PT Astra International Tbk (ASII) Rp 442 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 386 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 190 miliar.

ADVERTISEMENT

Pekan lalu, BRI Danareksa mencatat, indeks memang tertekan hebat dan turun 1,3%. Pada periode itu, terjadi capital outflow Rp 1,7 triliun di pasar saham, tertinggi dalam lima pekan terakhir, seiring berkecamuknya krisis perbankan di Amerika Serikat.

“Namun, ekonomi makro Indonesia masih solid, terlihat pada neraca perdagangan yang masih surplus US$ 5,5 miliar Februari 2023, di atas konsensus,” tulis broker itu.

Selain itu, pada Jumat pekan lalu, indeks berhasil rebound 1,7, ditopang derasnya capital inflow, terutama ke GOTO dan BBRI. Adapun capital outflow melanda saham BBCA. Saham teknologi dan infrastruktur juga mampu menarik dana asing, yang mengindikasikan prediksi kebijakan suku bunga The Fed berbalik arah (pivot) dari hawkish menjadi dovish. Hari ini, IHSG naik 1,2% ke level 6.691, setelah sebelumnya turun dalam.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia