Jumat, 15 Mei 2026

Jelang Lebaran, Begini Prospek Saham Jasa Marga (JSMR)

Penulis : Parluhutan Situmorang
27 Mar 2023 | 09:51 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
Sumber: Istimewa
Ilustrasi Jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) Sumber: Istimewa

JAKARTA, investor.id - BRI Danareksa Sekurtias merevisi turun proyeksi pertumbuhan trafik kendaraan ruas tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dari 5% menjadi 3% pada 2023. Penurunan proyeksi ini mempertimbangkan pertumbuhan trafik tahun 2022 yang di bawah ekspetkassi.

Tak hanya itu, BRI Danareksa Sekuritas merevisi turun prospek kenaikan tarif ruas tol Jasa Marga dari 4,9% menjadi 3,6% tahun ini, karena kenaikan tarif beberapa ruas tol perseroan diprediksi memakan waktu dengan perkiraan pertengahan tahun 2023. Hal ini membuat tingkat kenaikannya tidak tercermin penuh pada tahun 2023.

Berikut beberapa ruas tol perseroan yang bakal mengalami kenaikan tarif, yaitu ruas tol Bogor Outer Ring Road (BORR), Pandaan-Malang, Semarang ABC, and Kunciran-Serpong. Seluruh ruas tol tersebut diprediksi naik berkisar 6%.

ADVERTISEMENT

“Kami juga merevisi naik target asumsi capex Jasa Marga tahun 2023-2025 dari Rp 4-5 triliun menjadi Rp 10-16 triliun. Kenaikan dipengaruhi atas pengembangan lima ruas toal baru,” terangnya.

BRI Danareksa Sekuritas juga mempertimbangkan kenaikan beban tenaga kerja, menyusul kenaikan upah minimum pekerja tahun 2023. Berbagai pertimbangan tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi turun target pertumbuhan kinerja keuangan operator jalan tol terbesar di Indonesia ini.

“Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas menurunkan target harga saham JSMR menjadi Rp 5.100 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target ini mengimplikasikan perkiraan EV/EBITDA tahun 2023 sebanyak 9,2x dan PE inti tahun 2023 diperkirakan 17,5x,” terangnya.

Terkait lebaran bulan depan, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan momen tersebut bisa menjadi sentimen positif terhadap pergerakan harga saham JSMR. Lebaran diprediksi membuat trafik kendaraan ruas tol perseroan meningkat drastis, apalagi ruas-ruas di Trans Jawa.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia