Jumat, 15 Mei 2026

Siap-Siap! Bitcoin Bakal To The Moon Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed

Penulis : Indah Handayani
27 Mar 2023 | 14:15 WIB
BAGIKAN
Tiruan fisik Bitcoin terlihat di Dortmund, Jerman barat pada 27 Januari 2020. (FOTO: INA FASSBENDER/AFP)
Tiruan fisik Bitcoin terlihat di Dortmund, Jerman barat pada 27 Januari 2020. (FOTO: INA FASSBENDER/AFP)

JAKARTA, investor.id – Bitcoin bakal to the moon pasca kenaikan suku bunga The Fed. Mengapa?

Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha mengatakan, Bitcoin kembali membangun momentum bullish di harga US$ 28 ribu setelah The Fed mengumumkan menaikkan suku bunga 25 basis poin ditengah krisis likuiditas perbankan di Amerika Serikat. Sebelumnya, Bitcoin sempat turun ke level support terdekat di kisaran US$26.600 pada Kamis (24/3/2023).

Dilansir Coinmarketcap.com Pada Senin (27/3/2023) pukul 08.00 WIB, Bitcoin bergerak naik di kisaran level U$ 28 ribu atau menguat 1,41% dalam 24 jam terakhir. Total kapitalisasi pasar aset kripto juga naik 1,42% menjadi US$ 1,17 triliun.

ADVERTISEMENT

“Kami mencermati investor global masih melihat Bitcoin sebagai salah satu aset yang dapat memberikan perlindungan terhadap inflasi, kenaikan suku bunga, dan krisis likuiditas perbankan yang sedang berlangsung,” kata Panji dalam risetnya, Senin (27/3/2023). 

Panji menganalisis, Bitcoin berpotensi sideways di range level US$ 26.600 - 28.850 dalam jangka pendek sebelum kembali menguji ke level US$ 29 ribu. Berdasarkan analisis teknikal, Bitcoin harus mampu bertahan di atas dynamic support moving average 20 yang berada di kisaran US$ 25.225 untuk dapat mempertahankan momentum bullish.

Bitcoin, lanjut Panji, telah mengalami peningkatan nilai sebesar 17% sepanjang Maret 2023. Sejak awal 2023 Bitcoin telah melesat lebih dari 65%. Sifat kelangkaan Bitcoin yang memiliki persediaan terbatas yaitu 21 juta Bitcoin menjadi salah satu keunggulan Bitcoin dibandingkan instrumen investasi lainnya.

Selain itu, tahun ini menjadi kesempatan bagi para investor untuk melakukan akumulasi Bitcoin sebelum momentum Bitcoin halving yang diperkirakan akan terjadi pada 2024. Bitcoin halving yang terjadi sekitar 4 tahun sekali bertujuan untuk membatasi produksi bitcoin yang baru dengan cara memotong hadiah kepada miners menjadi setengah dari nilai reward sebelumnya. Halving akan berhenti sendiri ketika 21 juta bitcoin telah habis diterbitkan.

“Dengan melakukan halving maka dapat mengurangi laju penambahan koin baru dan menurunkan pasokan BTC yang beredar demi menjaga tingkat inflasi BTC. Secara historis, harga Bitcoin menuju potensi reli ketika halving terjadi hingga satu tahun setelahnya,” tutup Panji.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia