Danai Capex Rp 14 T, Antam (ANTM) Bakal Raih Pinjaman dari MIND ID
JAKARTA, investor.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam bakal mengandalkan berbagai sumber pendanaan untuk memenuhi kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini yang diestimasi Rp 14 triliun. Salah satunya Antam akan mendapatkan pinjaman dari induk usaha MIND ID.
Sekretaris Perusahaan Antam (ANTM) Syarif Faisal Alkadrie menegaskan, sumber pendanaan capex tahun ini bersumber dari kas internal, sokongan dana dari holding, dan injaman perbankan.
Dengan mempertimbangkan investasi rutin dan pengembangan hilirisasi, Faisal menuturkan, estimasi capex sebesar Rp 14 triliun tersebut merupakan jumlah yang masih wajar.
“Untuk angka pastinya, saya belum dapat menyampaikan,” ujar Faisal kepada Investor Daily, Senin (27/3/2023).
Perihal dukungan pendanaan dari MIND ID kepada Antam, Faisal menegaskan, dukungan tersebut diberikan dalam bentuk pinjaman, bukan penambahan modal dengan hak memberikan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
Antam merupakan anggota dari holding BUMN pertambangan MIND ID bersama PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum, dan PT Timah Tbk (TINS). Sebelumnya, Antam meraup laba bersih Rp 3,82 triliun tahun 2022, melesat 105% dibandingkan 2021. Sepanjang tahun lalu, anggota holding BUMN industri pertambangan MIN ID ini meraih kenaikan pendapatan 19% menjadi Rp 45,93 triliun.
Syarif menjelaskan, pertumbuhan tersebut didukung upaya perseroan mengoptimalkan kinerja produksi dan penjualan komoditas utama, antara lain nikel, emas, dan bauksit di tengah pemulihan ekonomi global serta outlook positif komoditas logam dasar dan logam mulia sepanjang 2022.
“Optimalisasi tingkat produksi dan penjualan komoditas utama Antam mendukung capaian earnings before interest, taxes, depreciation, and amortisation (EBITDA) 2022 sebesar Rp 7,35 triliun, naik 29% dari 2021 sebesar Rp 5,71 triliun,” kata Syarif dalam keterbukaan informasi, belum lama ini.
Di tengah tantangan kenaikan biaya energi dan bahan baku, emiten pelat merah itu menjaga laba kotor sebesar Rp 8,21 triliun pada 2022, naik 29% dari tahun sebelumnya. Selanjutnya, perseroan membukukan laba usaha Rp 3,94 triliun pada 2022, tumbuh 44%.
Total penghasilan lain-lain bersih Antam tahun lalu mencapai Rp 1,37 triliun, tumbuh signifikan dari 2021 yang senilai Rp 305 miliar. Pertumbuhan laba bersih Antam membuat laba bersih per saham dasar menjadi Rp 159, naik signifikan dari Rp 77,47 pada 2021.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






