Jumat, 15 Mei 2026

Emas Tergelincir 0,30%, Investor Ramai-ramai Ambil Untung

Penulis : Grace El Dora
30 Mar 2023 | 11:11 WIB
BAGIKAN
Emas batangan di pabrik logam mulia sekunder Shchyolkovo. (Foto: ANTARA/REUTERS/TASS/Sergei Fadeichev/aa)
Emas batangan di pabrik logam mulia sekunder Shchyolkovo. (Foto: ANTARA/REUTERS/TASS/Sergei Fadeichev/aa)

CHICAGO, investor.id – Harga emas tergelincir turun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), berbalik melemah dari kenaikan sesi sebelumnya. Investor ramai-ramai ambil untung, setelah dolar Amerika Serikat (AS) rebound dari kerugian dua hari berturut-turut di tengah harapan krisis perbankan yang meluas dapat dihindari.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Divisi Comex New York Exchange, merosot 5,90 dolar AS atau 0,30% menjadi ditutup pada 1.984,50 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 1.993,20 dolar AS dan terendah di 1.976,40 dolar AS.

Emas berjangka terangkat 19,70 dolar AS atau 1,01% menjadi 1.973,50 dolar AS pada Selasa (28/3), setelah jatuh 30 dolar AS atau 1,51% menjadi 1.953,80 dolar AS pada Senin (27/3), dan terpuruk 12,10 dolar AS atau 0,61% menjadi 1.983,80 dolar AS pada Jumat (24/3).

ADVERTISEMENT

Dolar AS menguat pada perdagangan Rabu (29/3), di tengah pelemahan yen Jepang. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama naik 0,21% menjadi 102,6478.

Trader juga mengambil untung, karena emas berjangka gagal diperdagangkan di atas level resistensi 1.990 dolar AS.

Sementara itu National Association of Realtors (NAR) pada Rabu (29/3) melaporkan indeks penjualan rumah tertunda AS, yakni kontrak penjualan telah ditandatangani namun belum diselesaikan, naik 0,8% pada Februari 2023 ke level tertinggi sejak Agustus 2022, meredam harga emas.

Selera risiko perlahan kembali ke pasar minggu ini. Tetapi sentimen saat ini untuk emas masih bullish karena para trader khawatir tentang prospek industri perbankan dan fokus pada kemungkinan resesi, menurut analis pasar.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 4,60 sen atau 0,20%, menjadi ditutup pada 23,466 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli terangkat 5,50 dolar AS atau 0,57%, menjadi menetap pada 977,40 dolar AS per ounce.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 10 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia