Jumat, 15 Mei 2026

Gencar Ekspansi, Pendapatan Erajaya (ERAA) Naik 13%

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
3 Apr 2023 | 05:30 WIB
BAGIKAN
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). (Foto: Perseroan)
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membukukan pendapatan sebesar Rp 49,5 triliun pada 2022, naik 13,8% dibanding periode tahun sebelumnya Rp 43,5 triliun. Kenaikan tersebut ditopang ekspansi 600 toko baru di sepanjang 2022.

Wakil Direktur Utama Erajaya Swasembada (ERAA) Hasan Aulia mengatakan, pertumbuhan penjualan sejalan dengan gencarnya penambahan gerai dan jaringan omnichannel yang dilakukan perseroan selama 2022. Sampai 31 Desember 2022, Erajaya memilki 1.682 gerai yang didukung oleh 89 titik distribusi, dan kerjasama dengan lebih dari 66 ribu reseller di Indonesia, Malaysia dan Singapura.

“Ekspansi footprint ini juga didukung dengan program kemitraan Erafone Cloud Retail Partner,  yang memberi kesempatan pada mitra lokal untuk membuka gerai Erafone di lokasi yang belum terjamah sebelumnya. Hingga akhir Desember 2022 telah dibuka 54 gerai Erafone Cloud Retail Partner di berbagai lokasi di Indonesia,” jelasnya dalam keterangan resmi, akhir pekan lalu.

ADVERTISEMENT

Perseroan akan terus memperkuat konsep omnichannel yang telah dibangun yang diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas dan offering melalui laman e-commerce eraspace.com, maupun kerja sama dengan berbagai platform marketplace.

Ini dilengkapi dengan program CRM, myeraspace, yang memungkinkan Erajaya untuk mengenali pelanggan dengan lebih baik guna memberikan penawaran, promosi dan pengalaman berbelanja yang berkesan kepada pelanggan.

“Myeraspace memiliki lebih dari 6,5 juta member hingga akhir Desember 2022, atau  pertumbuhan 48% disbanding tahun sebelumnya,” ujar Hasan.

Selain dari bisnis inti, di tahun yang sama perseroan juga sukses mengembangkan lini bisnis di luar bisnis utama di bidang handset, dengan membangun vertikal bisnis Erajaya Active Lifestyle, Erajaya Food & Nourishment dan Erajaya Beauty & Wellness.

“Dengan strategi ini, Erajaya Group berupaya untuk semakin meningkatkan value dari Perseroan dan memberikan ragam produk dan layanan yang lebih luas kepada pelanggan kami,” kata dia.

Fokus 2023

Erajaya Group saat ini memiliki empat lini bisnis utama, yang diharapkan membawa perseroan menjadi pemain ritel lifestyle terdepan dengan jaringan omnichannel terluas. Adapun empat vertikal bisnis tersebut dan beberapa milestones selama 2022.

Pertama, Erajaya Digital dengan target pasar ritel sekaligus distribusi produk smartphone, computer dan consumer electronics. Di awal tahun 2022, Erajaya Digital mengumumkan dibentuknya sebuah Joint Venture Par tnership dengan Mobile World Group dari Vietnam untuk membuka took ritel consumer electronics dengan nama Erablue.

Hingga akhir 2022 telah dibuka 5 gerai Erablue di Jabodetabek. Tiga lini bisnis lainya yakni Erajaya Active Lifestyle, Erajaya Food & Nourishment dan juga Erajaya Beauty & Wellness.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia