Kinerja Emiten Properti Kesayangan Lo Kheng Hong
JAKARTA, investor.id - Emiten properti kesayangan Lo Kheng Hong, PT Intiland Development Tbk (DILD) mencatatkan pendapatan usaha Rp 3,148 triliun pada 2022. Raihannya meningkat 19,78% dari Rp 2,628 triliun di 2021.
Dalam laporan keuangan perseroan tahun 2022 tercatat beban pokok penjualan dan beban langsung Rp 1,87 triliun, lebih besar dari posisi tahun sebelumnya Rp 1,6 triliun. Laba kotor naik dari Rp 1,02 triliun menjadi Rp 1,27 triliun.
Sementara itu, laba tahun berjalan Rp 191,96 miliar, berbanding terbalik dari rugi tahun berjalan Rp 29,06 miliar pada 2021.
Namun terdapat rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 98,84 miliar, yang juga berbalik dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 13,13 miliar pada 2021.
Pada 2022, rugi per saham dasar Rp 9,54. Pada 2021, laba per saham dasar Rp 1,27.
Jumlah aset per 31 Desember 2022 adalah Rp 16,35 triliun, lalu liabilitas Rp 10,13 triliun.
Sementara itu, saham Intiland sendiri menjadi salah satu yang dikoleksi investor legendaris Lo Kheng Hong. Bahkan, pria berusia 64 tahun itu mengempit hingga 6,28% atau 651.416.700 saham DILD, per 28 Februari 2023.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






