Jumat, 15 Mei 2026

Smartfren (FREN) Proyeksikan Jumlah Pelanggan Tambah 4 Juta Lebih

Penulis : Emmanuel Kure / Ester Nuky
4 Apr 2023 | 04:00 WIB
BAGIKAN
Smartfren. Foto: Investor Daily/DAVID
Smartfren. Foto: Investor Daily/DAVID

JAKARTA, investor.id — PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) terus mencatatkan jumlah pelanggan tumbuh pesat hingga 4 juta tahun lalu, menjadi 38 juta. Pertumbuhan jumlah pelanggan diproyeksikan lebih besar tahun 2023, yang diperkirakan mendukung perusahaan kelompok Sinar Mas ini melanjutkan pencapaian laba bersih yang positif.

Tahun 2022, untuk pertama kalinya, perusahaan telekomunikasi seluler dan digital tersebut membukukan laba bersih sekitar Rp 1 triliun, dibanding tahun 2021 yang mencatatkan rugi bersih sekitar Rp 435 miliar.
 

Smartfren (FREN) Proyeksikan Jumlah Pelanggan Tambah 4 Juta Lebih
Managing Director Sinar Mas Saleh Husin (kanan), Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys (kiri), dan Ketua Umum Eka Tjipta Foundation Hong Thjin (tengah), saat silaturahmi dan buka puasa bersama pemimpin redaksi media, Jakarta, Senin (3/4/2023). Kegiatan ini dalam rangka silaturahmi dan penjelasan mengenai produk dan strategi smartfren ke depan. FOTO B-Universe Photo/David Gita Roza

Kinerjanya yang tumbuh bagus juga didukung pengembangan lini usaha Enterprise Smartfren, yang menyediakan solusi infrastruktur, information and communication technology (ICT), hingga internet of things (IoT). Perusahaan di Indonesia yang menjadi satu-satunya golden partner Zoom ini melayani pelanggan dari mulai Otoritas Jasa Keuangan, kementerian, PT Pegadaian, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

ADVERTISEMENT

“Waktu Smartfren launched, kami baru memilik 600 BTS dan menjangkau 4 kota. Kini BTS kami 43.000 dan menjangkau sekitar 226 kota,” kata Presiden Direktur Smartfren (FREN) Merza Fachys saat acara buka bersama dengan Sinar Mas dan manajemen Smartfren, di Jakarta, Senin (03/04/2023).

Hadir dalam acara tersebut antara lain Managing Director Sinar Mas Ferry Salman, Managing Director Sinar Mas Saleh Husin, dan CEO Enterprise Business Smartfren Alim Gunadi. Hadir pula Ketua Umum Eka Tjipta Foundation Hong Thjin.

“Pasar enterprise tumbuh tinggi, 8-9%, lebih tinggi dari pasar telko. Market-nya besar. Kami tercatat sudah memiliki sekitar 2.300 customers aktif,” ujar Alim.

Lebaran, Trafik Jaringan Naik

Menjelang momentum Hari Raya Lebaran, Smarfren juga bersiap menghadapi lonjakan trafik. VP of Network Operations Smartfren Agus Rohmat mengatakan sebelumnya, Smarfren memprediksi trafik jaringannya meningkat 12-15% selama periode Ramadan dan Lebaran 2023, dibanding periode sama tahun lalu yang mengalami lonjakan 10%.

Kenaikan trafik tersebut akan dipacu oleh aktivitas digital, dan ditopang pencabutan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seiring melandainya pandemi Covid-19 di Tanah Air. Untuk mengantisipasi kenaikan trafik, perseroan telah menyiapkan dan menambah kapasitas jaringan yang dimiliki sejak Januari 2023.

“Jalur yang menjadi tujuan dan yang akan dilalui oleh pemudik telah kami siapkan, baik kapasitas maupun speed-nya. Karena PPKM sudah dicabut, maka pemudik akan naik lagi pada tahun ini,” kata Agus Rohmat.

Dia menjelaskan, kenaikan trafik jaringan perseroan akan terjadi di daerah dan sepanjang tujuan mudik, yaitu Jawa Tengah, yang diproyeksikan terjadi kenaikan 18-21%, Jawa Barat 10-13%, Jawa Timur, 8-10%, Sumatera Selatan 6-7%, Sumatera Utara 6-8%, serta Kalimantan 6-8%. Sebaliknya, di wilayah Jabodetabek, khususnya Jakarta dan Bogor, diperkirakan terjadi migrasi trafik, sehingga menurun sekitar 9% seiring mudiknya penduduk di wilayah tersebut ke kampung halaman.

“Kami menambah site banyak sekali di sepanjang jalur mudik. Selain itu, kami ada penambahan site reguler, yang akan dilakukan sepanjang tahun ini,” imbuhnya.

Dia menuturkan, pihaknya telah mengantisipasi kenaikan trafik dengan menambah sebanyak 337 Compact Mobile Base Transceiver Station (Combat BTS). Perseroan juga mempersiapkan Network Operation Center (NOC) 7x24 jam, call center 7x24 jam, Tim Satgas yang di dalamnya termasuk 544 field engineer tim, dan 79 optimization engineers.

“Perkiraan kami, mulai 15 April itu sudah start untuk mudik. Lalu, arus balik akan mulai terjadi pada 24 April 2023. Jadi, kami perkuat jaringan di jalur tol Trans Jawa, kereta api, tol Trans Sumatera, jalur pantai utara dan selatan Jawa, serta 11 tol segmen baru. Selain itu, di titik-titik point of interest (PoI), seperti bandara, rest area, dan tempat wisata,” ujar Agus.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia