Aset Samudera Indonesia (SMDR) Melonjak Tajam, Begini Kata Bosnya
JAKARTA, investor.id - Jumlah aset PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) melonjak tajam menjadi US$ 1,15 miliar per 31 Desember 2022. Padahal di akhir tahun 2021, jumlahnya hanya US$ 829,18 juta.
Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Samudera Indonesia, Farida Helianti Sastosatomo memberikan penjelasan terkait perubahan jumlah aset sebesar 39% tersebut.
Dia memaparkan perubahan tersebut antara lain disebabkan karena kenaikan aset lancar sebesar 52% dari US$ 429,4 juta di tahun 2021 menjadi US$ 652 juta per Desember 2022.
“Hal itu akibat dari peningkatan kinerja keuangan perusahaan per Desember 2022 yang ditunjukkan dengan kenaikan yang terjadi pada pos kas dan setara kas serta piutang usaha,” papar Farida dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (5/4/2023).
Selain itu, lanjutnya, terjadi kenaikan aset tidak lancar sebesar 25% dari US$ 399,7 juta di tahun 2021 menjadi US$ 501,3 juta per Desember 2022, akibat dari peningkatan aset hak guna atas penambahan jumlah sewa kapal serta akuisisi aset tanah dan bangunan.
“Fakta material tersebut memberikan dampak positif bagi perusahaan karena meningkatkan rasio-rasio keuangan perusahaan,” jelas Farida.
SMDR yang merupakan perusahaan pelayaran, membukukan pendapatan jasa senilai US$ 1,15 miliar sepanjang 2022. Angka itu melambung 71% dari realisasi 2021 US$ 672,91 juta.
Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 212,69 juta, sementara pada 2021 jumlahnya US$ 93,02 juta. Artinya melesat 128,64%. Laba per saham dasar US$ 0,065 pada 2022. Tahun sebelumnya US$ 0,028.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





