Penjualan Rp 2,32 T, Laba Usaha Ancora (OKAS) Melambung 388%
JAKARTA, Investor.id - PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) berhasil membalikkan kerugian menjadi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 7 juta atau Rp 104 miliar pada 2022, dibandingkan rugi tahun berjalan senilai US$ 5,75 juta pada 2021.
Perolehan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan penjualan sebanyak 45,40% dari US$ 108,87 juta menjadi US$ 158,3 juta atau setara dengan Rp 2,35 triliun. Tak hanya itu, perseroan juga berhasil membalikkan rugi tahun berjalan US$ 5,79 juta pada 2021 menjadi laba tahun berjalan US$ 16,33 juta atau menjadi Rp 243,31 miliar pada 2022.
Perseroan juga berhasil menekan beban keuangan dari US$ 10 juta menjadi US$ 9,53 juta. Peningkatan tersebut menjadikan perseroan raih laba per saham menjadi US$ 0,0040 pada 2022, dibandingkan rugi per saham pada 2021 senilai US$ 0,0033.
Baca Juga:
OJK: Industri Asuransi Kembali ke KhitahSedangkan, dari sisi pergerakan harga saham, OKAS berhasil ditutup di level Rp 126 pada penutupan perdagangan Selasa (5/04/2023). Secara teknikal, saham OKAS sudah berada di level bottom, yaitu di area support Rp 120 dan resistance Rp 140.
Peluang tersebut dimanfaatkan beberapa beberapa broker seperti Indopremer Sekuritas (PD), Mirae Asset Sekuritas (YP), dan Mahakarya Artha Sekuritas (XL), mulai aktif mengakumulasi saham OKAS.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

