Enam Saham IPO Kasih Gain di Atas 100%
JAKARTA, Investor.id – Sebanyak enam saham perusahaan yang menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) tahun ini memberikan capital gain di atas 100%. Selama kuartal I-2023, sebanyak 28 perusahaan sudah menggelar IPO dengan nasib yang beragam.
Berdasarkan data Stockbit, Kamis (6/4/2023), saham PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) menjadi top gainer saham IPO 2023 dengan kenaikan 813% per Maret 2023. Di posisi kedua, ada saham PT Hatten Bali Tbk (WINE) dengan kenaikan 326%, lalu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) 270%, PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) 228%, PT Saptausaha Gemilang Indah Tbk (SAGE) 174%, dan PT Haloni Jane Tbk (HALO).
Di posisi ketujuh, ada ada saham PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) dengan gain 73%, lalu PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) 68%, PT Hillcon Tbk (HILL) 62%, BEER 58%, PT Mitra Pack Tbk (PTMP) 54%, PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) 47%, dan PT Berdikari Pondai Perkasa Tbk (BDKR) 28%.
Sementara itu, sebanyak delapan saham turun dari harga perdana. Penurunan terbesar dialami saham PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL) sebesar 70%, PT Lavender Bina Cendika Tbk (BMBL) sebesar 62%, PT Cakra Buana Resources Tbk (CBRE) 48%, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sebesar 21%, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) 17%, PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) 4%, PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) 4%, dan PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) 3%.
Sebanyak 107 perusahaan antre menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tahun ini. Mereka membidik dana segar Rp 123 triliun dari IPO.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah kedatangan 28 emiten baru kuartal I tahun ini. Ke depan, ada dua pemain nikel besar yang berencana menggelar IPO, yakni PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan target dana masing-masing Rp 10 triliun dan Rp 9,6 triliun. Adapun total penghimpunan dana di pasar modal hingga 31 Maret 2023 mencapai Rp 54 triliun.
Selain itu, tersiar kabar di pasar, PT Amman Mineral Internasional (AMI), berniat melangsung IPO saham tahun ini. Valuasi perusahaan yang tadinya bernama Newmont Nusa Tenggara cukup besar, US$ 9-10,9 miliar, berdasarkan kalkulasi DBS.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler

