Jumat, 15 Mei 2026

Anggarkan Capex US$ 3,2 Juta, Latinusa (NIKL) Fokus Pasar Kemasan Premium

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
10 Apr 2023 | 04:00 WIB
BAGIKAN
PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa). Foto: Perseroan.
PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa). Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id - PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau Latinusa menganggarkan belanja modal belanja (capital expenditure/capex) sebesar US$ 3,2 juta pada 2023. Dana capex akan digunakan untuk penggantian mesin dan peralatan pabrik dengan berfokus pada pasar kemasan tinplate premium produk makanan dan minuman.

Direktur Utama Latinusa (NIKL) Jetrinaldi mengatakan, tahun ini perseroan akan memaksimalkan kinerja melalui beberapa strategi yang sudah disiapkan. Salah satunya, yakni dengan tetap berfokus kepada segmen pasar premium agar keuntungan yang didapatkan perseroan dapat lebih baik.

“Segmen makanan dan minuman menjadi pasar premium yang perseroan incar. Kami akan meningkatkan penetrasi pada segmen minuman ready to drink yang selama ini dirasa masih kurang,” jelasnya kepada Investor Daily, belum lama ini. 

ADVERTISEMENT

Jetrinaldi juga menilai segmen mamin cenderung stabil dalam berbagai kondisi, apabila dibandingkan dengan segmen pasar lainya. Selain itu, ke depannya Latinusa terus berinovasi untuk mengoptimalkan aplikasi tinplate di berbagai sektor industri penting di Tanah Air.

Untuk mendukung upaya dari perseroan, Latinusa menganggarkan belanja modal sekitar US$ 3,2 juta. Capex yang bersumber dar kas internal serta lembaga keuangan itu bakal digunakan sebagai modal untuk penggantian mesin dan peralatan pabrik.  

Sementara itu, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui usulan dari PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau Latinusa untuk tidak membagikan dividen tahun buku 2022. Keputusan ini diambil lantaran perseroan perlu memperkuat struktur keuangan. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia