Waskita Karya (WSKT) Cetak Pendapatan Rp 15,3 T, Liabilitas Turun
JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) meraih pendapatan usaha Rp 15,3 triliun sepanjang 2022 atau naik 25,2% dari Rp 12,22 triliun tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini terutama ditopang kenaikan pendapatan jasa konstruksi sekitar 33,46% (yoy) menjadi Rp 13,56 triliun tahun lalu. Disusul pendapatan tol dan penjualan precast di mana masing-masing Rp 916,56 miliar dan Rp 344,71 miliar.
"Rincian pemberi kerja dengan nilai kontribusi pendapatan melebihi 10% dari pendapatan usaha grup untuk tahun 2022 dari BPJT - PT Waskita Sriwijaya Tol Rp 3,46 triliun dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rp 2,94 triliun," tulis manajemen dalam laporan keuangan yang dikutip pada Minggu (9/4/2023).
Baca Juga:
Waskita Precast (WSBP) Berbalik UntungPada perbandingan periode serupa, emiten pelat merah ini membukukan rugi bersih Rp 1,89 triliun, membengkak 73,3% dari tahu sebelumnya Rp 1,09 triliun.
Penambahan rugi ini, antara lain disumbang oleh defisit revaluasi aset tetap menjadi -Rp 377 juta dari surplus Rp 79,24 miliar. Perubahan drastis juga terjadi pada pengukuran kembali program imbalan pasti bersih yang menjadi -Rp 34,91 miliar pada 2022 dari Rp 41,3 miliar 2021.
Dilihat dari total aset, perseroan terpantau masih memiliki aset sebanyak Rp 98,23 triliun per 31 Desember 2022, telah berkurang dari Rp 103,6 triliun pada akhir 2021. Total aset tahun lalu, terdiri atas aset lancar Rp 33,43 triliun dan jumlah aset tidak lancar Rp 64,8 triliun.
Pada perbandingan periode yang serupa, Waskita masih membukukan tanggung jawab keuangan (liabilitas) senilai total Rp 83,98 triliun, terdiri dari liabilitas jangka pendek Rp 21,45 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp 62,53 triliun. Jumlah liabilitas ini turun dari posisi 31 Desember 2021 yang sebanyak Rp 88,14 triliun.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






