Jumat, 15 Mei 2026

Waskita Karya (WSKT) Cetak Pendapatan Rp 15,3 T, Liabilitas Turun

Penulis : Zsazya Senorita
10 Apr 2023 | 08:04 WIB
BAGIKAN
PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Ist)
PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) meraih pendapatan usaha Rp 15,3 triliun sepanjang 2022 atau naik 25,2% dari Rp 12,22 triliun tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini terutama ditopang kenaikan pendapatan jasa konstruksi sekitar 33,46% (yoy) menjadi Rp 13,56 triliun tahun lalu. Disusul pendapatan tol dan penjualan precast di mana masing-masing Rp 916,56 miliar dan Rp 344,71 miliar.

"Rincian pemberi kerja dengan nilai kontribusi pendapatan melebihi 10% dari pendapatan usaha grup untuk tahun 2022 dari BPJT - PT Waskita Sriwijaya Tol Rp 3,46 triliun dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rp 2,94 triliun," tulis manajemen dalam laporan keuangan yang dikutip pada Minggu (9/4/2023).

ADVERTISEMENT

Pada perbandingan periode serupa, emiten pelat merah ini membukukan rugi bersih Rp 1,89 triliun, membengkak 73,3% dari tahu sebelumnya Rp 1,09 triliun.

Penambahan rugi ini, antara lain disumbang oleh defisit revaluasi aset tetap menjadi  -Rp 377 juta dari surplus Rp 79,24 miliar. Perubahan drastis juga terjadi pada pengukuran kembali program imbalan pasti bersih yang menjadi -Rp 34,91 miliar pada 2022 dari Rp 41,3 miliar 2021.

Dilihat dari total aset, perseroan terpantau masih memiliki aset sebanyak Rp 98,23 triliun per 31 Desember 2022, telah berkurang dari Rp 103,6 triliun pada akhir 2021. Total aset tahun lalu, terdiri atas aset lancar Rp 33,43 triliun dan jumlah aset tidak lancar Rp 64,8 triliun.

Pada perbandingan periode yang serupa, Waskita masih membukukan tanggung jawab keuangan (liabilitas) senilai total Rp 83,98 triliun, terdiri dari liabilitas jangka pendek Rp 21,45 triliun dan liabilitas jangka panjang Rp 62,53 triliun. Jumlah liabilitas ini turun dari posisi 31 Desember 2021 yang sebanyak Rp 88,14 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia