Japfa Sebut Merugi di Kuartal I-2023, Berikut Tiga Faktor Pemicu
JAKARTA, investor.id – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mencatatkan rugi bersih periode berjalan yang berakhir pada 31 Maret 2023. Hal tersebut didasarkan pada angka-angka pendahuluan pencatatan perseroan.
Baca Juga:
Margin Diprediksi Naik, Begini Pandangan Ciptadana Sekuritas untuk Prospek Saham Charoen (CPIN)Direktur Japfa Comfeed Leo Handoko Laksono menyebutkan, kerugian di 1Q2023 disebabkan oleh adanya kombinasi tiga faktor, yaitu tingginya biaya bahan baku yang telah menyebabkan tingginya biaya produksi perseroan.
Rugi bersih Japfa juga dipengaruhi penyesuaian harga jual produk perseroan yang sangat terbatas sebagai akibat penurunan daya beli konsumen, menyusul kenaikan inflasi.
“Rugi bersih juga dipengaruhi kelebihan pasokan Day-Old Chick (DOC) dan ayam broiler yang berkepanjangan,” tulisnya dalam penjelasannya, baru-baru ini.
Sebelumnya, emiten berkode saham JPFA ini berencana membagikan dividen sebesar Rp 50 per saham atau setara dengan Rp 581 miliar pada 3 Mei 2023. Hal tersebut sesuai dengan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) JPFA pada awal bulan ini.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






