Laporan Keuangan Siap Dirilis, Saham GOTO Terbang 8,4%
JAKARTA, Investor.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melesat 8,42% atau Rp 8 menjadi Rp 103 pada penutupan perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/4/2023). Lonjakan tersebut didorong ekspektasi positif investor terhadap rilis laporan keuangan kuartal I-2023 sore ini.
Saham perusahaan start-up digital terbesar di Indonesia ini bergerak dalam rentang Rp 95-104 sepanjang sesi I perdagangan hari ini.
Tak hanya cetak lonjakan harga, volume transaksi saham GOTO melesat menjadi 2,99 miliar saham dibandingkan kemarin yang seharian hanya 1,89 miliar saham. Lonjakan volume tersebut membuat nilai transaksi saham GOTO melesat menjadi Rp 296,87 miliar. GOTO tercatat sebagai saham teraktif dari sisi volume di BEI pada sesi I.
Analis Bloomberg Intelligence Nathan Naidu memprediksi, GOTO akan mencatatkan margin kotribusi positif pada kuartal I-2023. Hal ini menempatkan GOTO pada jalur yang tepat untuk mencapai breakeven EBITDA yang disesuaikan (adjusted EBITDA) pada kuartal IV-2023.
"Penghematan biaya yang intensif memungkinkan GOTO untuk mengurangi bakar uang dan mencapai margin kontribusi positif di Kuartal I, menempatkannya di jalur untuk breakeven EBITDA yang disesuaikan di kuartal IV," ujar Nathan, seperti dilansir Bloomberg.
Dia menilai untuk EBITDA adjusted pada kuartal IV baru akan dicapai pada kinerja kuartalan. Sementara untuk kinerja tahunan sesuai konsensus akan breakeven pada 2025.
Menurut dia, rugi adjusted EBITDA GOTO diprediksi turun drastis. Hal ini akan melanjutkan tren dalam empat kuartal terakhir. Semester I-2023, Goto akan fokus pada profitabilitas dan tidak akan berekspansi ke pasar luar negeri. Adapun tarif penggunaan platform yang lebih tinggi sejak paruh kedua 2022 akan terasa efeknya sepanjang 2023.
“Goto juga menargetkan cash burn turun 65% tahun ini dan arus kas positif ditargetkan terjadi awal 2024,” ujar Nathan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Manajemen GOTO menjanjikan akan mencapai level margin kontribusi positif pada kuartal I-2023. Margin kontribusi adalah pendapatan bruto dikurangi beban pokok pendapatan, insentif serta biaya pemasaran produk.
Indikator ini digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi perusahaan dalam menghasilkan pendapatan. Semakin efisien biaya yang dikeluarkan, maka semakin baik fundamental perusahaan.
Sebelumnya diungkapkan GOTO akan mengumumkan Laporan Keuangan Kuartal I-2023 pada Kamis (27/4/2023) sore ini.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






