Kamis, 14 Mei 2026

Kuartal I, Penjualan Alat Berat United Tractors (UNTR) Naik 5,72%

Penulis : Eva Fitriani
28 Apr 2023 | 08:00 WIB
BAGIKAN
PT United Tractors Tbk (UNTR). (Perseroan)
PT United Tractors Tbk (UNTR). (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR), distributor tunggal alat berat merek Komatsu di Indonesia, menjual 1.791 unit Komatsu sepanjang kuartal I-2023 atau naik 5,72% dibanding periode sama tahun lalu 1.694 unit. Kenaikan penjualan tersebut mengerek pangsa pasar Komatsu menjadi 32% di industri alat berat nasional.

Manajemen United Tractors dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (27/04/2023) mengungkapkan, kontribusi penjualan alat berat Komatsu diperoleh dari empat sektor, yakni pertambangan, kehutanan, konstruksi, dan agribisnis. Sepanjang tiga bulan pertama 2023, kontribusi terbesar penjualan Komatsu berasal dari sektor pertambangan.

Pada Januari-Maret 2023, penjualan Komatsu di sektor pertambangan mencapai 64% dari total 1.791 unit atau sekitar 1.146 unit. Angka tersebut lebih besar dibanding periode sama tahun lalu yang sekitar 1.016 unit atau 60% dari total 1.694 unit.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, penjualan Komatsu di sektor kehutanan pada kuartal I-2023 mencapai 14% dari total atau sekitar 250 unit. Penjualan Komatsu di sektor tersebut tumbuh dibanding periode sama 2022 yang sebanyak 203 unit atau 12% dari total 1.694 unit.

Di sektor konstruksi, penjualan Komatsu sepanjang tiga bulan pertama tahun ini mencapai 15% dari total 1.791 unit atau sekitar 268 unit. Angka itu menurun dibanding periode sama tahun lalu yang sebanyak 305 unit atau 18% dari total 1.694 unit.

Sementara penjualan Komatsu di sektor agribisnis pada kuartal I-2023 sebanyak 125 unit atau 7% dari total 1.791 unit. Penjualan Komatsu di sektor tersebut mengalami penurunan dibanding periode sama 2022 yang mencapai 152 unit.

Corporate Secretary United Tractors (UNTR) Sara Loebis sebelumnya mengatakan, penjualan Komatsu diharapkan bisa menembus angka 6 ribu unit pada tahun ini, naik 4,29% dibanding tahun lalu 5.753 unit. Peningkatan penjualan tersebut seiring tingginya permintaan alat berat di dalam negeri.

“Sebenarnya kami mengawali target penjualan yang sama dengan perolehan tahun lalu, meski permintaan lebih dari itu. Ketersediaan produk kami tergantung dari suplai Komatsu, dan kami dapat kabar baik bahwa mereka bisa suplai lebih. Jadi (penjualan) bisa antara 5.700 sampai 6.000 unit di tahun ini,” kata Sara.

Sara mengungkapkan, pangsa pasar Komatsu terus mengalami peningkatan. Pada 2021, pangsa pasar Komatsu sebanyak 21%, dan meningkat menjadi 28% di 2022, serta kembali naik menjadi 32% pada akhir Maret 2023. (va)

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 26 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 35 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 52 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia