Jumat, 15 Mei 2026

Laba Bersih RMK Energy (RMKE) Melejit 234,2%

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
4 Mei 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT RMK Energy Tbk (RMKE). (Foto: RMKE)
Kegiatan usaha PT RMK Energy Tbk (RMKE). (Foto: RMKE)

JAKARTA, investor.id - PT RMK Energy Tbk (RMKE) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 761,9 miliar pada kuartal I-2023, melesat 84,2% dibanding periode sama tahun lalu. Kenaikan tersebut menopang laba bersih yang melejit 234,2% menjadi sebesar Rp 129,1 miliar periode ini.

Menurut Direktur Operasional RMK Energy (RMKE) William Saputra, pertumbuhan itu dicapai berkat kenaikan volume penjualan dan optimalisasi biaya. Bahkan, peningkatan volume penjualan batu bara terjadi di tengah normalisasi harga saat ini.

“Rata-rata harga penjualan batu bara pada kuartal pertama tahun ini terkoreksi sebesar 20,8% year on year (yoy), namun perseroan masih optimistis kinerja tahun ini akan tumbuh dengan sangat baik karena volume permintaan batu bara yang masih terus meningkat,” kata William dalam publikasinya, Rabu (3/5/2023).

ADVERTISEMENT

Dari segmen penjualan batu bara, perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 545,7 miliar atau meningkat sebesar 76,1% (yoy). Kenaikan pendapatan tersebut didukung oleh kenaikan volume penjualan batu bara yang meningkat sebesar 146,2% yoy menjadi 792 ribu MT.

Pertumbuhan volume penjualan batubara ini ditopang oleh pertumbuhan produksi in-house, PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) yang memproduksi 303,6K MT batu bara, meningkat sebesar 110,3% yoy sejak beroperasi pada Februari tahun lalu. Pendapatan segmen ini memberikan kontribusi sebesar 71,6% ke total pendapatan perseroan.

Laba kotor yang berasal dari segmen ini sebesar Rp 92,6 miliar atau meningkat sebesar 248,8% yoy dan berkontribusi sebesar 50% total laba kotor perseroan. Adapun margin laba kotor dari segmen batu bara ini adalah sebesar 17,0%.

Dari segmen jasa batu bara, perseroan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp216,2 miliar atau meningkat sebesar 108,5% yoy. Kenaikan pendapatan segmen ini didukung oleh kenaikan volume jasa bongkar kereta dan muat tongkang batu bara yang meningkat masing-masing sebesar 28,5% dan 55,6%.

Pendapatan segmen ini memberikan kontribusi sebesar 28,4% ke total pendapatan perseroan. Laba kotor tercatat Rp 92,7 miliar atau meningkat sebesar 125,4% yoy dan berkontribusi sebesar 50% total laba kotor perseroan.

William menambahkan, kinerja operasional perseroan pada kuartal tahun ini masih tumbuh dengan baik di tengah tantangan normalisasi harga dan cuaca yang kurang mendukung. Namun ke depannya perseroan berupaya menebalkan marjin dengan mengimplementasikan strategi operasional.

“Strategi ini diharapkan dapat menekan biaya operasional, sehingga normalisasi harga batu bara masih dapat diakomodir oleh peningkatan volume dan optimalisasi biaya,” jelas dia.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia