Kinerja 2023 Bakal Kinclong, Mirae Naikkan Target Harga Astra (ASII) Hingga 15%
JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas memprediksi kinerja PT Astra International Tbk (ASII) bakal kinclong di 2023. Bahkan, Mirae menaikkan target harga hingga 15% dan rekomendasi saham ASII. Berapa target harganya?
Analis Mirae Asset Sekuritas Robertus Hardy menjelaskan, ergerakan harga saham yang positif baru-baru ini sudah sesuai ekspektasi, karena katalis jangka pendek dari 8,2% potensi imbal hasil dividen dari harga penutupan terakhirnya, atau 9,1% dari update sebelumnya.
Namun, lanjut dia, karena kinerja investasi yang lebih baik dari perkiraan, antara lain di saham GOTO dan HEAL, secara signifikan meningkatkan proyeksi untuk laba bersih 2023 perseroan sebesar 6-7% dari perkiraan sebelumnya. “Meskipun ada sedikit penyesuaian hanya sebesar 3-4% pada angka top-line,” ungkap Robertus dalam risetnya, Kamis (4/5/2023).
Robertus memperkirakan investasi ASII di beberapa emiten yang terdaftar di BEI dapat memberikan kontribusi keuntungan Rp 150 miliar – 200 miliar ke laba bersih di 2023, dibandingkan dengan kerugian Rp 1,1 triliun di 2022. Meskipun merupakan akun non-kas, menurut pandangannya, ini dapat meningkatkan kepercayaan investor secara signifikan.
Oleh karena itu, Robertus mengatakan, Mirae menaikkan target harga ASII sebesar 15% menjadi Rp 7.500 dari sebelumnya Rp 6.500 dan menaikkan rekomendasinya menjadi trading buy dari Hold. Target harga tersebut menyiratkan 9,8 kali dari rasio core P/E 2023. ASII saat ini diperdagangkan mendekati -2SD dari rata-rata rasio forward core P/E dalam 10 tahun terakhir.
“Risiko potensial termasuk kemungkinan tekanan jual setelah tanggal cum dividen dan persaingan yang lebih ketat di industri mobil tanah air, yang berpotensi menurunkan pangsa pasarnya lebih lanjut,” tutup Robertus.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






