Jumat, 15 Mei 2026

Volume dan Harga Jual Direvisi Naik, Bagaimana Target Baru Saham Antam (ANTM)?

Penulis : Parluhutan Situmorang
5 Mei 2023 | 08:52 WIB
BAGIKAN
Antam. (Ilustrasi/Perseroan)
Antam. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, Investor.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berhasil mencetak lompatan kinerja keuangan sepanjang kuartal I-2023. Lompatan tersebut membuka peluang pertumbuhan kinerja keuangan tahun ini bakal melampaui estimasi semula.

Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target kinerja keuangan tahun ini. Begitu juga dengan target harga saham ANTM direvisi naik dari Rp 3.200 menjadi Rp 3.500 dengan rekomendasi dipertahankan beli.

Sedangkan proyeksi laba bersih tahun ini direvisi naik dari Rp 3,89 triliun menjadi Rp 5,79 triliun. Begitu juga dengan perkiraan pendapatan dinaikkan dari Rp 39,56 triliun menjadi Rp 45,02 triliun. Perseroan diprediksi mampu untuk mencetak margin bersih sebanyak 12,9%, dibandingkan estimasi semula hanya 9,8% tahun 2023.

ADVERTISEMENT

Sepanjang Januari-Maret 2023, perseroan berhasil mencetak kenaikan laba bersih sebanyak 13,5% dari Rp 1,46 triliun menjadi Rp 1,66 triliun. Begitu juga dengan pertumbuhan pendapatan sebanyak 18,9% dari Rp 9,74 triliun menjadi Rp 11,59 triliun.

“Realisasi laba bersih ANTM kuartal I-2023 setara dengan 43% dari target kami dan 42% dari perkiraan konsensus analis untuk tahun 2023. Realisasi tersebut sudah berada di atas estimasi kami dan konsensus analis,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.

Selain didukung kinerja keuanga, dia mengatakan, revisi naik target tahun 2023 sejalan dengan revisi naik volume dan rata-rata harga jual bijih nikel ANTM tahun ini. BRI Danareksa Sekuritas menaikkan target volume penjualan sebanyak 16,4% dari 9,45 juta ton menjadi 11 juta ton tahun 2023. Begitu juga dengan target harga jual direvisi dari US$ 40 menjadi US$ 50 per ton.

“Kami yakin ANTM dapat mencapai target volume penjualan yang dinaikkan tersebut, apalagi setelah tahun lalu terganggu akibat penutupan Tiongkok. Kondisi tersebut diperkirakan tidak terjadi tahun ini,” terangnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 17 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia