Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Cloud Asean Gurih, Elitery Lebarkan Sayap ke Malaysia

Penulis : Harso Kurniawan
9 Mei 2023 | 08:00 WIB
BAGIKAN
PT Data Sinergitama Jaya Tbk (Elitery/ELIT). (ist)
PT Data Sinergitama Jaya Tbk (Elitery/ELIT). (ist)

JAKARTA, Investor.id - Dengan semakin banyaknya perusahaan penyedia layanan cloud kelas dunia yang membuka kantor di negara-negara kawasan Asia Tenggara, PT Data Sinergitama Jaya Tbk (Elitery/ELIT) melebarkan sayap ke Malaysia tahun ini. Selain itu, pasar cloud di Asean diprediksi kian gurih dalam beberapa tahun ke depan.

Berbekal pengalaman sebagai mitra go to market penyedia layanan cloud terbesar di dunia, Amazon Web Service (AWS) dan Google Cloud Platform (GCP) di Indonesia, Elitery siap bersaing di pasar internasional.

Elitery telah berhasil mengimplementasikan berbagai solusi cloud untuk organisasi dari berbagai sektor di Indonesia. Besarnya potensi teknologi cloud di Asean dan dengan bekal pengalaman dan kompetensi yang tinggi menjadi alasan Elitery untuk memperluas layanan ke negara tetangga, seperti Malaysia.

Fokus Elitery pada layanan IT berbasis cloud membuat Elitery mendapatkan beberapa penghargaan industri seperti Top Digital Implementation 2022 Star 4 yang diberikan oleh majalah IT Works tahun 2022 dan menjadi Google Cloud Top Achiever untuk public sector pada tahun 2021.

ADVERTISEMENT

Selain fokus pada teknologi cloud untuk aplikasi bisnis, Elitery menjajaki peluang dalam teknologi kesehatan (health tech) dan juga pengembangan solusi berbasis cloud untuk menyediakan teknologi rekam medis digital. Elitery juga mengembangkan layanan keamanan siber, membantu bisnis melindungi data dan jaringan pelanggan dari ancaman siber.

Menurut MarketsandMarkets, pasar cloud computing untuk sektor layanan kesehatan global akan mencapai US$ 64,7 miliar dan meningkat 18,1% per tahun. Dengan meningkatnya permintaan untuk layanan cloud, keamanan siber, dan teknologi perawatan kesehatan di kawasan Asia Tenggara, Elitery berada di posisi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang terus berkembang ini.

Di kawasan Asia Tenggara, tahun 2025, pasar kemanan siber diperkirakan mencapai US$ 8,3 miliar, layanan cloud US$ 2,2 miliar, dan teknologi perawatan kesehatan (healthcare) US$ 15,8 miliar.

"Elitery telah memantapkan dirinya sebagai go to partner untuk penyedia layanan cloud global seperti GCP dan AWS di Indonesia. Kami menjadikan Malaysia sebagai batu loncatan dalam perjalanan ekspansi kami ke pasar Asia Tenggara,” ujar Kresna Adiprawira, presiden direktur Elitery, dalam keterangan resmi, Senin (8/5/2023).

Pembukaan anak perusahaan di Malaysia, kata dia, menjadi salah satu bukti nyata Elitery dalam menjalankan strategi bisnis dan sebagai komitmen Elitery untuk memberikan layanan terkelola teknologi informasi (TI) kelas dunia, tidak hanya di pasar Indonesia melainkan di pasar Asia Tenggara.

Dengan fokus pada teknologi cloud, layanan kesehatan, dan keamanan siber, dia menyatakan, Elitery siap untuk memenuhi permintaan akan layanan ini dan menjadi pemimpin dalam layanan terkelola TI di mancanegara.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia