Jumat, 15 Mei 2026

Fokus Hilirisasi, Adaro Minerals (ADMR) Genjot Proyek Smelter Aluminium

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
11 Mei 2023 | 04:00 WIB
BAGIKAN
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR).
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR).

JAKARTA, investor.id - PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) berencana memacu pembangunan smelter atau fasilitas pemurnian aluminium pada tahun ini agar dapat beroperasi sesuai target pada 2024. Aksi korporasi ini sejalan dengan fokus perseroan pada bisnis hilirisasi tambang.

Presiden Direktur Adaro Minerals Indonesia (ADMR) Christian Ariano Rachmat mengatakan, kebutuhan aluminium di Indonesia masih dipenuhi dengan cara impor dari luar negeri. Padahal, bahan baku dari aluminium tersebut yakni bauksit mentah berasal dari Indonesia.

“Dari bauksit akan diproduksi menjadi alumina yang menjadi bahan dasar alumunium di luar negeri, lalu diimpor kembali ke Indonesia” jelasnya dalam konferensi pers, Rabu (10/5/23).

ADVERTISEMENT

Maka dari itu, perseroan akan menggenjot pembangunan smelter aluminium yang ada di Indonesia. Apabila rampung, smelter akan mampu memproduksi sebesar 500 ribu ton dari kebutuhan aluminium Indonesia saat ini sebesar 1 juta ton per tahun. Nilai dari impor aluminium 1 juta ton itu setara dengan US$ 2,5 miliar.

“Nantinya produksi akan ditingkatkan secara bertahap hingga 1,5 juta ton per tahun,” ujar dia.

Direktur Adaro Minerals (ADMR) Totok Azhariyanto menambahkan bahwa investasi untuk smelter yang berlokasi di Kalimantan Utara tersebut sebesar US$ 2 miliar. Eksekusi dilakukan oleh anak usaha perseroan yakni PT Adaro Indo Alumunium yang kemudian mendirikan PT Kalimantan Alumunium Industri (KAI) yang didirikan pada 2022 dengan kepemilikan saham 65%.

“Investasi yang digunakan untuk smelter ini diluar dari belanja modal perseroan di tahun 2023,” kata Totok.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia