Jumat, 15 Mei 2026

Bitcoin Dibayangi Aksi Ambil Untung, Pasar Kripto Cenderung Tertekan Pekan Ini

Penulis : Indah Handayani
15 Mei 2023 | 11:00 WIB
BAGIKAN
Bitcoin, REUTERS/Dado Ruvic/File Photo
Bitcoin, REUTERS/Dado Ruvic/File Photo

JAKARTA, investor.id - Pergerakan pasar kripto pekan ini diprediksi cenderung tertekan pekan ini. Meski begitu, pada Senin (15/5/2023) pagi harga Bitcoin terlihat mulai sedikit melonjak tipis yang dipengaruhi oleh adanya penurunan inflasi dan indikasi oversold dari investor yang memantul harga di US$ 26.807. Namun, Bitcoin pun masih dibayangi aksi ambil untung dan likuiditas rendah dengan latar belakang ketidakpastian yang berfokus pada industri dan makroekonomi.

Trader Eksternal Tokocrypto Fyqieh Fachrur menjelaskan, investor juga harus memahami bahwa minggu ini akan ada banyak sentimen yang mungkin akan menekan laju pasar kripto.  Investor harus memantau pidato sejumlah anggota The Fed, seperti Jerom Powell yang akan memberikan pendapat tentang kondisi ekonomi pada Jumat (19/5/2023).

“Investor harus mengamati dengan seksama tanda-tanda bahwa anggota komite FOMC telah yakin akan mengubah sikap hawkish mereka untuk mengakomodasi keyakinan pasar bahwa suku bunga akan diturunkan segera setelah September,” ungkapnya, Senin (15/5/2023).  

ADVERTISEMENT

Fyqieh menambahkan, pasar juga akan fokus pada laporan ekonomi mendatang, yang akan membantu membentuk ekspektasi untuk langkah selanjutnya Federal Reserve. Obrolan Hawkish akan menjadi bearish karena investor mencari petunjuk tentang apa yang akan terjadi selanjutnya dari The Fed.

Di samping itu, lanjut dia, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan memberikan kepastian soal dampak dari gagal bayar pemerintah AS pada pembayaran utang yang akan membebani aset berisiko. Biden akan bertemu dengan pembuat kebijakan pada hari Selasa (16/5/2023) untuk melanjutkan pembicaraan, jika menghasilkan sinyal positif dapat meninggalkan Bitcoin dalam ketidakpastian.

Fear and Greed index Bitcoin menunjukan adanya penguatan harga yang terjadi. Pada minggu (14/5/2023) kemarin, BTC sedang berada di skor sentimen 48 yang artinya masih ada ketakutan atau bearish. Namun pada hari ini Bitcoin berada di atas US$ 27 ribu dan sentimen sedang kembali membaik. “Banyak para analis yang mengungkapkan kemungkinan akan mengalami penurunan lebih lanjut,” tambah Fyqieh.

Selama tujuh hari terakhir, Fyqieh  memparkan, banyak Bitcoin yang keluar dari bursa kripto terpusat seperti Binance, Coinbase, Bitfinex, OKX, dll. Total Bitcoin yang keluar yaitu 31.914 BTC dengan total aset yang tersedia di exchanger sebesar 1.877.943 BTC. Dominasi aset bitcoin yang keluar dari exchanger yaitu dari Binance dengan total 30.995 Bitcoin.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia