Kamis, 14 Mei 2026

Adaro (ADRO) Rilis Jadwal Dividen, Siap-siap!

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Mei 2023 | 07:08 WIB
BAGIKAN
Adaro Energy (ADRO). Ilustrasi/Annual Report
Adaro Energy (ADRO). Ilustrasi/Annual Report

JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) akan membagikan dividen final US$ 500 juta (sekitar Rp 7,4 triliun) untuk tahun buku 2022. Secara total, Adaro membayarkan dividen US$ 1 miliar, termasuk juga dividen interim US$ 500 juta yang sudah dibayarkan.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan terbaru, dikutip Selasa (16/5/2023), tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 22 Mei 2023. Sedangkan tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 23 Mei. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai di 24 Mei. Lalu pembayaran dividen di 6 Juni.

Cum dividen adalah tanggal terakhir investor dapat membeli saham tertentu untuk mencatatkan diri sebagai investor yang berhak menerima dividen dari emiten tersebut. Sedangkan ex dividen merupakan tanggal di mana investor sudah tidak mendapatkan hak dividen dari suatu saham yang dibelinya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, cum dividen Adaro Energy di pasar tunai pada 24 Mei dan ex dividen di pasar tunai pada 25 Mei.

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Adaro Energy sepakat membagikan dividen tunai senilai total US$ 1 miliar dari hasil kinerja keuangan 2022. Jumlah ini setara 40,11% dari laba bersih Adaro tahun lalu sebesar US$ 2,49 miliar.

“Kami menyadari kesuksesan Adaro hingga mencapai posisi saat ini tidak lepas dari dukungan para pemegang saham. Dengan demikian kami berkomitmen memberikan return kepada pemegang saham dalam bentuk pembagian dividen secara reguler. Rapat ini memutuskan pembagian dividen tunai final sebesar US$ 500 juta sehingga total dividen yang kami bagikan untuk tahun buku 2022 berjumlah US$ 1 miliar," ujar Presiden Direktur dan CEO Adaro Garibaldi Thohir di St Regis Jakarta, Kamis (11/5/2023).

Pria yang kerap disapa Boy Thohir tersebut menjelaskan, alasan dividend payment ratio (DPR) yang lebih rendah dari tahun sebelumnya. Salah satunya, keuntungan berlipat ganda perusahaan tahun lalu, dipercaya tepat untuk disimpan untuk pengembangan proyek-proyek ke depan, demi keberlanjutan usaha.

Perusahaan telah membagikan dividen interim tahun buku 2022 senilai US$ 500 juta atau Rp 251,7 per saham pada 13 Januari 2023. Sehingga jumlah dividen final yang akan dibayarkan selanjutnya, senilai total US$ 500 juta.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 52 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia