Nusatama Berkah Raih Pendapatan Rp 101,8 Miliar
JAKARTA,investor.id- PT Nusatama Berkah, Tbk, perusahaan manufacturing di Indonesia yang bergerak dalam bidang pembuatan dan fabrikasi kendaraan khas, berhasil meraih pendapatan sebesar Rp 101,880 miliar pada 2022. Jumlah pendapatan tersebut tumbuh 93% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 52,789 miliar. Sedangkan, laba bersih sebesar Rp1.700 miliar atau naik 574% dari tahun sebelumnya Rp252 miliar.
"Dari laba bersih tersebut, Rp 340 juta telah ditetapkan untuk dibagikan sebagai dividen yang besarnya Rp 0,126 per lembar saham,"ujar Bambang Susilo, Presiden Direktur PT Nusatama Berkah Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) seperti dikutip, Rabu (16/5/2023).
Baja Juga: Drama Saham MD Pictures (FILM) Milik Keluarga Punjabi, Bisa Happy Ending?
Bambang juga menyampaikan, Perseroan telah melakukan berbagai analisa bisnis dan manajemen, dan telah menetapkan target tahun 2023. Yaitu pendapatan sebesar Rp137,5 miliar atau naik 35% dan laba bersih sebesar Rp4,1 miliar atau naik 141%.
Bambang juga menambahkan, bila pada Februari 2022, Perseroan menggunakan sebagian dana Initial Public Offering (IPO) untuk investasi. Dan sampai Desember 2022, progres investasi yang dilakukan, sudah mencapai 80%, dan sisanya 20% lagi akan diselesaikan pada semester I-2023.
Sementara, Direktur PT Nusatama Berkah Tbk Ismu Prasetyo merinci, bila investasi yang dilakukan dalam bentuk peningkatan kapasitas produksi.
"Investasi dilakukan salah satunya untuk peningkatan kapasitas produksi, menjadi naik 60% dari kapasitas sebelumnya. Mesin-mesin kita tingkatkan lagi, sehingga bisa lebih cepat dan efisien," katanya.
Emiten Baru di Bursa Ini Mantap Sebar Dividen, tapi Sahamnya Masih Merana
Makanya, penjualan atau omset perusahaan juga terbilang positif. Yakni naik sebanyak 35 % bila dibandingkan dengan 2022.
Sementara, dalam pemaparan publik tersebut juga diungkapkan, bila RUPST telah menyetujui pengunduran diri Andri Budhi Setiawan selaku Komisaris Utama, sekaligus mengesahkan pengangkatan Hilman Risan sebagai Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen.
Editor: Emanuel
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

