Sabtu, 4 April 2026

Lalui Drama ARB Beruntun, Saham Ini Bangkit dan Terbang 837% dari IPO

Penulis : Thresa Sandra Desfika
20 Mei 2023 | 12:25 WIB
BAGIKAN
Seremoni pencatatan perdana saham PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) di Bursa Efek Indonesia (BEI), 8 Februari 2023. (Foto: Istimewa)
Seremoni pencatatan perdana saham PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) di Bursa Efek Indonesia (BEI), 8 Februari 2023. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) terpantau mengalami auto reject bawah (ARB) beruntun sepanjang pekan kedua Mei 2023 atau pada tanggal 8-12 Mei. Tapi kemudian, saham tersebut bangkit di pekan ketiga (15-19 Mei) dengan terbang membentur auto reject atas (ARA) beruntun pula.

Pada perdagangan Jumat (19/5/2023) kemarin, CHIP diparkir di Rp 1.500 naik 9,89% membentur batas ARA. Sejak tanggal 15 Mei, CHIP terhitung melesat 60,43%.

Pelita Teknologi Global baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Februari 2023. Perseroan sebelumnya menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas 200 juta saham atau 24,81%. Harga IPO dibanderol Rp 160 per saham. Sehingga CHIP telah melesat 837,5% dari harga perdana.

Advertisement

Di bursa, saham CHIP dicatatkan di papan akselerasi. Asal tahu saja, salah satu ketentuan dari perdagangan efek di papan akselerasi adalah harga terendah saham yang bisa diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebesar Rp 1.

Selanjutnya, saham-saham tersebut akan terkena auto rejection apabila harga penawaran jual dan permintaan beli saham lebih dari Rp 1 untuk harga dengan rentang Rp 1-10 per saham. Sementara itu, untuk saham dengan harga di atas Rp 10, maka akan terkena auto rejection apabila harganya naik atau turun lebih dari 10%.

Per 30 April 2023, pemegang saham CHIP terdiri dari PT Karya Permata Berkat Jaya 59,61%, PT Baran Suryamas Lama 3,76%, PT Surya Pelangi Cahaya 3,76%, PT Aneka Taruna Selaras 3,76%, PT Wilmar Sejahtera Asia 3,76%, Ardarini 0,27%, Mulyo Suseno 0,27%, dan masyarakat 24,81%.

Pemilik

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 4 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 4 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 8 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 16 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia