Saham Gajah Tunggal (GJTL) Tiba-tiba Mengamuk, Pakarnya Punya Kalkulasi Begini
Lo Kheng Hong memiliki kalkulasi sendiri terhadap saham ini. Hal tersebut disampaikannya saat ditanya oleh salah satu peserta di acara Investalk KSPM FEB Universitas Indonesia yang digelar pada Senin (15/5/2023) lalu. Di acara itu, Pak Lo menjadi narasumber dan berikut lengkapnya.
“Gajah Tunggal itu pabrik ban terbesar di Asia Tenggara. Penjualannya tahun ini mungkin bisa Rp 18 triliun. Gede lho,” ungkap investor berusia 64 tahun itu.
“Kalau kita lihat nilai buku per sahamnya kan Rp 2.000. Utangnya pun semakin hari semakin mengecil. Kalau kita lihat mundur mungkin 10 tahun lalu, harga sahamnya pernah Rp 3.000. Siapa tau kinerjanya semakin hari semakin baik, siapa tau dia bisa kembali ke harga itu lagi,” pungkas pria yang dijuluki 'Warren Buffett Indonesia’.
Pak Lo sudah malang melintang di pasar modal sejak 1989 atau kala usianya 30 tahun. Lo Kheng Hong menetapkan hati sebagai full time investor sejak 1996 atau 27 tahun yang lalu.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






