Smartfren (FREN) Getol Tambah BTS, Siapkan Dana Besar!
JAKARTA, investor.id – PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mengalokasikan dana Rp 1,5 triliun atau 50% dari total belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini yang sebesar Rp 3 triliun untuk pengembangan infrastruktur berupa 4.000 base tranceiver station (BTS).
Direktur Smartfren Gisela Yenny Lesmana mengatakan, sesuai rencana, perseroan akan menambah sebanyak 4.000 BTS, bahkan bisa lebih banyak. “Jadi, untuk anggaran mayoritas memang untuk belanja infrastruktur dan jumlah tepatnya masih terus bergerak,” kata dia kepada Investor Daily, Selasa (23/5/2023).
Gisela menegaskan, ketersediaan infrastruktur di lapangan sangat penting bagi operator telekomunikasi seperti Smartfren agar dapat menjalankan sisi operasional. Karena itu, perseroan akan mengembangkan BTS di sejumlah area prioritas di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
Emiten berkode saham FREN ini akan mengeksplor semua skema untuk penambahan BTS, mulai dari pembangunan menara baru, sewa, dan akuisisi. Namun, ia belum mau merinci perusahaan infrastruktur telekomunikasi mana yang akan digandeng.
“Ditunggu saja nanti ya. Untuk sekarang banyak informasi yang masih bersifat confidential dan kami tidak bisa memberikan informasi sembarang kepada publik,” imbuhnya.
Kendati begitu, Gisela optimistis penambahan BTS FREN dapat memberikan hasil kinerja yang nyata. Terlebih, prospek secara industri menunjukkan sinyal positif, sehingga meningkatkan kepercayaan diri perseroan untuk bisa tumbuh di atas rata-rata industri.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




