Jumat, 15 Mei 2026

Emas Jatuh Ditekan Dolar yang Menguat

Penulis : Grace El Dora
25 Mei 2023 | 11:43 WIB
BAGIKAN
Emas batangan dan uang kertas dolar AS. (Foto ilustrasi: Antara/Reuters/Heinz-Peter Bader/aa)
Emas batangan dan uang kertas dolar AS. (Foto ilustrasi: Antara/Reuters/Heinz-Peter Bader/aa)

CHICAGO, investor.id – Harga emas merosot lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut. Emas ditekan harga dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat didukung tanda-tanda terbaru dari ekonomi AS yang tangguh, sementara kegelisahan atas pembicaraan pagu utang AS memicu investor pindah ke mata uang aman dolar.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 9,90 dolar AS atau 0,50% menjadi ditutup pada 1.964,60 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 1.987,90 dolar AS dan terendah di 1.958,40 dolar AS.

Emas berjangka jatuh 2,70 dolar AS atau 0,14% menjadi 1.974,50 dolar AS pada Selasa (23/5), setelah terpangkas 4,40 dolar AS atau 0,22% menjadi 1.977,20 dolar AS pada Senin (22/5), dan terangkat 21,80 dolar AS atau 1,11% menjadi 1.981,60 dolar AS pada Jumat (19/5).

ADVERTISEMENT

Dolar mencapai tertinggi baru dua bulan terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada Rabu (24/5). Indeks dolar, yang melacak mata uang AS terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,38% menjadi 103,8847 pada pukul 15.00 waktu setempat (19.00 GMT).

Sementara itu, kebuntuan atas negosiasi plafon utang AS di Washington mendorong permintaan safe haven untuk emas sehingga menahan penurunan lebih lanjut, karena para trader memposisikan diri untuk perlambatan aktivitas ekonomi global tahun ini.

Negosiasi yang konsisten antara anggota parlemen Demokrat dan Republik sejauh ini gagal menghasilkan kesepakatan untuk menaikkan batas pengeluaran AS dan menghindari gagal bayar (default). Ini datang menjelang tenggat waktu Juni untuk gagal bayar, yang bisa menimbulkan konsekuensi mengerikan bagi ekonomi global.

Tak lama setelah lantai perdagangan emas ditutup, Federal Reserve (Fed) merilis risalah pertemuan 2-3 Mei. Dalam diskusi mereka tentang prospek kebijakan, beberapa pejabat mengatakan jika ekonomi berkembang seperti yang mereka harapkan, penguatan kebijakan lebih lanjut setelah pertemuan ini mungkin tidak diperlukan.

Hanya “beberapa” pejabat, menurut laporan Antara, yang menilai pengetatan kebijakan tambahan “kemungkinan besar” terjadi.

Beberapa pejabat Fed mengatakan bank sentral AS harus mengkomunikasikan pemotongan suku bunga tidak mungkin terjadi tahun ini dan kenaikan suku bunga lebih lanjut tidak dikesampingkan.

Adapun Federal Reserve mempertahankan perkiraannya untuk resesi ringan pada 2023.

Investor sedang menunggu rilis produk domestik bruto (PDB) AS pada Kamis waktu setempat dan data inflasi pada Jumat (26/5).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 38,40 sen atau 1,63% menjadi ditutup pada 23,24 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli terpangkas 28,10 dolar AS atau 2,66% menjadi menetap pada 1.029,50 dolar AS per ounce.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia