Harga CPO Turun, Akhiri Penguatan Tiga Hari Beruntun
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives turun pada perdagangan Senin (29/5/2023). Akhiri penguatan harga CPO yang terjadi dalam tiga hari beruntun.
Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Senin (29/5/2023), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Juni 2023 turun 5 Ringgit Malaysia menjadi 3.585 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman Juli 2023 terkoreksi 14 Ringgit Malaysia menjadi 3.588 Ringgit Malaysia per ton.
Baca Juga:
Kuartal I, BEI Masuk 10 Besar IPO GlobalSementara itu, kontrak berjangka CPO pengiriman Agustus 2023 jatuh 13 Ringgit Malaysia menjadi 3.546 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman September 2023 melemah 15 Ringgit Malaysia menjadi 3.539 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka pengiriman CPO Oktober berkurang 14 Ringgit Malaysia menjadi 3.543 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman November 2023 menurun 11 Ringgit Malaysia menjadi 3.549 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari Bernama, Kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives berakhir lebih rendah hari ini, mengikuti pelemahan berjangka minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT).
Kepala Riset Komoditas Sunvin Group yang berbasis di Mumbai Anilkumar Bagani mengatakan CPO berjangka juga turun karena aksi profit taking. Mengingat peningkatan besar dalam produksi CPO pada bulan Mei dibandingkan dengan bulan April.
Mengutip data Southern Peninsula Palm Oil Millers' Association (SPPOMA) untuk 1-25 Mei, Anilkumar mengatakan produksi Mei menunjukkan langkah besar pertumbuhan 45% dibandingkan periode 1-25 April untuk Semenanjung Selatan.
“Pasar sekarang memperkirakan sekitar 30% peningkatan produksi minyak sawit Malaysia dan Indonesia pada bulan Mei berdasarkan month to month. Sebab, paruh kedua bulan April adalah sebagian besar hari libur Ramadan,” katanya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler






