Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Bervariasi, Dow Jones Melempem

Penulis : Indah Handayani
31 Mei 2023 | 05:45 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street 
Sumber: Istimewa
Ilustrasi Wall Street Sumber: Istimewa

NEW YORK, investor.id – Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa (30/5/2023). Namun, Dow Jones melempem. Wall Street tengah mempertimbangkan kemungkinan Kongres meloloskan kesepakatan tentatif untuk menaikkan plafon utang AS.

Dikutip CNBC internasional, Dow Jones kehilangan 50,56 poin (0,15%) menjadi berakhir pada 33.042,78. Sedangkan S&P 500 bergerak flat meski mencatatkan kenaikan 0,002% menjadi ditutup pada 4.205,52. Nasdaq menambahkan 0,32% menjadi berakhir pada 13.017,43, memangkas kenaikan setelah sempat melonjak 1,4% pada hari perdagangan sebelumnya.

Presiden Joe Biden dan Pemimpin Mayoritas DPR Kevin McCarthy mencapai kesepakatan untuk menaikkan pagu utang dan menghindari gagal bayar selama akhir pekan, dengan Kongres akan memberikan suara pada undang-undang paling cepat Rabu (31/5/2023). Dukungan Partai Republik maupun Demokrat diperlukan agar RUU yang diusulkan itu disahkan.

ADVERTISEMENT

Perjanjian tersebut datang hanya beberapa hari sebelum apa yang disebut ‘X-date’ pada hari Senin (5/6/2023), yang merupakan tanggal paling awal Departemen Keuangan mengisyaratkan AS dapat gagal bayar atas kewajiban utang.

Negosiasi panjang antara Gedung Putih dan para pemimpin kongres menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor bahwa default dapat terjadi. Terlepas dari kesepakatan tentatif, hambatan tetap ada di jalan untuk mengesahkan RUU kompromi di DPR di tengah meningkatnya oposisi di dalam GOP.

"Pasar memanjat tembok kekhawatiran di penghujung hari, dan plafon utang jelas merupakan semacam kekhawatiran. Tapi saya pikir pasar adalah semacam penetapan harga dalam semacam kesepakatan yang bisa dilakukan,” kata Chris Barto, analis investasi di Fort Pitt Capital.

Kekhawatiran atas potensi kenaikan suku bunga lagi juga membebani sentimen investor. Pedagang menghargai peluang 68,8% dari kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan, menurut alat FedWatch CME Group.

Presiden Richmond Fed Tom Barkin juga mengatakan pada acara National Association of Business Economics Selasa bahwa dia belum ‘mundur’ dari perkiraan suku bunganya, yang dia katakan termasuk yang tertinggi di dalam bank sentral.

"The Fed masih menjadi fokus utama bagi semua investor. “Ini benar-benar tarik menarik antara apa yang kemungkinan akan dilakukan Fed: apakah mereka akan menaikkan satu atau dua kali lagi atau tidak, atau hanya duduk diam dan menunggu dan melihat bagaimana data inflasi masuk selama beberapa bulan ke depan,” kata Brian Price, kepala manajemen investasi di Commonwealth Financial Network.

Nasdaq dibantu oleh reli Nvidia yang hampir menyentuh 3%. Saham terkait kecerdasan buatan mencapai kapitalisasi pasar US$1 triliun, masuk deretan saham elite yang hanya mampu dicapai oleh segelintir saham, sahamnya terus menguat menyusul laporan pendapatannya yang kuat minggu lalu.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia