Jumat, 15 Mei 2026

Setelah Ditutup ARA Pekan Lalu, Bagaimana Prospek Pergerakan GOTO Hari Ini?

Penulis : Parluhutan Situmorang
5 Jun 2023 | 07:59 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)

JAKARTA, investor.id -  Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menguat signifikan dan menyentuh auto reject atas (ARA) pada perdagangan Rabu (31/5/2023), yang kemudian menyedot perhatian banyak investor. Apalagi, lonjakan harga saham GOTO dari level Rp 111 menjadi Rp 147 tejadi di menit terakhir perdagangan.

Tak hanya itu, volume perdagangan saham GOTO menyentuh rekor hingga 45,94 miliar saham dengan nilai Rp 6,44 triliun setelah hari itu saham GOTO resmi menjadi penghuni indeks MSCI. Bahkan, investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham GOTO hingga Rp 2,86 triliun di pasar reguler.

Apakah saham GOTO masih mampu untuk mencetak penguatan hari ini? Terlebih, setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) merealisasikan kebijakan normalisasi sistem perdagangan dengan menetapkan batas auto reject bawah (ARB) sebesar 15%.

ADVERTISEMENT

Meski harganya melesat, sejumlah analis meyakini peluang kenaikan harga saham masih sangat terbuka, seiring masuknya GOTO ke indeks MSCI. Menurut analisis Bloomberg Intelligence, serbuan investor asing hingga saham GOTO menyentuh ARA baru "tip of the iceberg" alias puncak gunung es saja. Artinya, aksi borong pemodal asing di GOTO masih berlanjut ke depan.

"Inklusi GOTO ke MSCI juga akan mencuri pamor Sea Ltd di bursa Amerika dan Grab Holdings seiring diversifikasi investasi di kawasan Asia Tenggara," tulis Bloomberg Intelligence Senior Associate Analyst Sufianti dan Nathan Naidu, Bloomberg Intelligence Technology Industry Analyst, dalam catatannya, Jumat (2/6/2023).

Selain faktor MSCI, saham GOTO menjadi objek buruan investor asing, karena harganya sudah kelewat murah. Harganya jauh di bawah IPO level Rp 338. Di sisi lain, GOTO berhasil memperbailki kinerjanya yang tercermin pada laporan keuangan kuartal I-2023. Hal ini membangkitkan optimisme di kalangan investor bahwa GOTO bakal mampu meraih target adjusted EBITDA positif pada akhir 2023 lalu menuju profit.

Bisa Naik Lagi? 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 27 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia