Ini Penyebab IHSG Terpeleset ke Zona Merah
JAKARTA, investor.id – IHSG terpeleset ke zona merah pada penutupan sesi I, Senin (5/6/2023). IHSG ditutup turun tipis 2,24 poin (0,03%) ke level 6.631,01. Ini penyebab IHSG terpeleset ke zona merah.
Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, penyebab IHSG hari ini terpeleset ke zona merah adalah PMI Manufaktur S&P Global Indonesia turun menjadi 50,3 pada Mei 2023 dari level tertinggi enam bulan di bulan April sebesar 52,7. Meskipun manufaktur masih tetap di zona ekspansi, namun demikian pasar menilai aktivitas manufaktur tumbuh melambat.
“Hal ini menunjukan adanya penurunan output seiring melandainya permintaan,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Senin (5/6/2023).
Sementara itu, Pilarmas menambahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi bulan Mei sebesar 4% (year on year) atau lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 4,33%. Sedangkan inflasi bulanan sebesar 0,09% (month to month).
“Data inflasi tersebut tentunya masih dalam kisaran target Bank Indonesia sehingga ini menjaga akan kepercayaan pasar terhadap ekonomi dalam negeri,” jelas Pilarmas.
Pilarmas menambahkan, IHSG hari ini terpeleset ke zona merah saat bursa regional Asia mayoritas menguat terdorong dari kesepakatan kongres Amerika Serikat (AS) dalam mencegah gagal bayar utang. Akhirnya DPR dan Senat AS mengakhiri polemik dalam perdebatan sehubungan dengan plafon utang.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






