Jumat, 15 Mei 2026

75% Saham Waskita Karya (WSKT) Akan Dialihkan

Penulis : Muawwan Daelami
5 Jun 2023 | 19:16 WIB
BAGIKAN
PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Ist)
PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id – Kementerian BUMN berencana melakukan pengalihan (inbreng) sebanyak 75% saham milik pemerintah di PT Waskita Karya Tbk (WSKT) kepada PT Hutama Karya (HK). Persoalan keuangan dan penugasan berat Waskita menjadi alasan utama transaksi tersebut.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, Kementerian BUMN sementara ini memiliki gagasan untuk melakukan inbreng aset Waskita ke HK. "Jadi, porsi saham pemerintah kita inbreng-kan," ucap pria yang akrab disapa Tiko ini, usai Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR, di Jakarta, Senin (5/6/2023).

Menurut dia, rencana transaksi inbreng akan dieksekusi setelah restrukturisasi keuangan Waskita selesai. Sebab HK yang akan menjadi pengendali Waskita saat ini juga mempunyai tugas berat untuk menuntaskan proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

ADVERTISEMENT

"Jadi, saya make sure dulu restrukturisasinya selesai. Baru inbreng itu dilakukan. Karena ada proyek yang steady, sekarang kalau Waskita ikut bid bukannya untung malah boncos," tuturnya.

Untuk itu, dengan memasukkan Waskita ke bawah kendali HK, operasional emiten berkode saham WSKT tersebut ke depannya menjadi lebih normal. Apalagi, HK memiliki banyak proyek sehingga nantinya WSKT bisa mengerjakan proyek yang diberikan HK dengan margin yang terukur.

Namun, Tiko belum bisa memastikan apakah Waskita akan menjadi anak usaha HK atau subholding. Yang pasti, gagasan besar Kementerian BUMN adalah mengalihkan saham Waskita kepada HK. Dan, Waskita akan tetap menjadi perusahaan terbuka karena yang di-inbreng hanya porsi saham milik pemerintah.

"HK tetap Non-Tbk karena HK masih mengerjakan proyek JTTS yang masih panjang. Kita selesaikan tahap satu dan dua sampai Tol Kapal Betung hingga 2024. Harapannya, bisa diterusin HK buat mengerjakan JTTS. Jadi, mustahil HK kita listing-kan karena penugasan Public Service Obligation-nya tinggi," tutup Tiko.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia