Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Dibuka Menguat, ARTO Melejit

Penulis : Indah Handayani
9 Jun 2023 | 09:06 WIB
BAGIKAN
Mayoritas Saham Menguat. Seorang karyawan melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Total volume perdagangan saham di BEI pada perdagangan Selasa (18/10/2022) mencapai 22,78 miliar dengan nilai transaksi Rp11,39 triliun. Sebanyak  275 saham  menguat, 262 saham  melemah dan 156 saham stagnan.
Mayoritas Saham Menguat. Seorang karyawan melihat pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Total volume perdagangan saham di BEI pada perdagangan Selasa (18/10/2022) mencapai 22,78 miliar dengan nilai transaksi Rp11,39 triliun. Sebanyak 275 saham menguat, 262 saham melemah dan 156 saham stagnan.

JAKARTA, investor.id – Ditutup menguat sebesar 46 poin (0,70%) ke level 6.666, IHSG dibuka menguat 0,55 poin (0,00%) ke posisi 6.666,88 pada sesi I, Jumat (9/6/2023). IHSG hari ini bergerak bervariasi pada rentang 6.663 - 6.677. Mayoritas sektor saham menguat dan saham ARTO melejit sehingga  masuk deretan saham tercuan.   

Tercatat sebanyak 847,64 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 443,6 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 37.312 kali transaksi. Sebanyak 198 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 109 saham terkoreksi, dan 217 saham stagnan.

Mayoritas sektor saham menguat pada awal perdagangan sesi I. Sektor transportasi naik paling tinggi dibandingkan saham-saham lainnya. Sebab, naik 0,77%. Disusul, kenaikan sektor energi 0,28%, sektor keuangan 0,26%, sektor kesehatan 0,17%, dan sektor teknologi 0,16%. 

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, lima saham masuk deretan saham tercuan. Kelimanya adalah PT Net Visi Media Tbk (NETV) catatkan kenaikan cuan 9,36. Kemudian saham PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) melesat 7,69%, PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) naik 6,83%, PT Bank Jago Tbk (ARTO) melejit 6,46, dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) menguat 6,30%.

Penguatan indeks-indeks Wall Street berlanjut di Kamis (8/6/2023). S&P 500 mencatatkan level penutupan tertinggi baru di 2023 (8/6). Penguatan ini sejalan dengan antisipasi pasar terhadap rilis angka The Fed Rate dalam FOMC pekan depan (15/6/2023).

Kenaikan klaim pengangguran di Amerika Serikat (AS) ke level tertinggi sejak Oktober 2021 di pekan lalu mendorong keyakinan pasar terhadap pendekatan less aggressive oleh The Fed. Terkait hal tersebut, pasar juga menantikan realisasi inflasi di AS untuk Mei 2023 (13/6/2023). Inflasi kemungkinan kembali melandai, meski masih jauh di atas target The Fed di 2% yoy.

Pasar saham Asia-Pasifik bersiap untuk naik. Di Jepang, Nikkei 225 naik 1,16%, membalikkan beberapa penurunannya dalam dua hari terakhir, sementara Topix naik 0,78%. Kospi Korea Selatan naik tipis 0,39% dan Kosdaq naik 0,76%, sementara S&P/ASX 200 Australia naik 0,28%.

Prediksi Analis

Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini berpotensi lanjutkan penguatan dan akan bergerak pada rentang 6.598 – 6.789. Pergerakan IHSG hari ini akan diwarnai oleh jelang rilis data perekonomian Cadangan Devisa yang disinyalir menunjukkan hasil yang baik.

“Sentimen dari masih tercatatnya capital inflow secara ytd juga akan turut menopang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” tulis Yugen dalam risetnya, Jumat (9/6/2023).

Yugen merekomendasikan menu saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Menu saham pilihan tersebut terdiri dari BBCA, JSMR, ITMG, TLKM, UNVR, BBRI, AALI dan WIKA.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 7 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 50 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 54 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia