Jumat, 15 Mei 2026

Info Penting Mengenai Merdeka Battery (MBMA)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
9 Jun 2023 | 11:29 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). (Foto: MBMA)
Kegiatan usaha PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA). (Foto: MBMA)

JAKARTA, investor.id - Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST)  PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mundur menjadi tanggal 30 Juni 2023, dari rencana sebelumnya 22 Juni.

Tempat acara pun jadi di South Gallery, Alila SCBD Jakarta mulai pukul 10.00 WIB-selesai.

“Dengan ini perseroan melakukan pemanggilan ulang RUPST karena adanya perubahan informasi berupa tanggal dan tempat penyelenggaraan RUPST serta penambahan mata acara RUPST,” jelas direksi MBMA dalam pemanggilan ulang RUPST tertanggal 8 Juni 2023.

ADVERTISEMENT

Adapun mata acara tambahan RUPST adalah perubahan susunan direksi perseroan.

“Lebih lanjut, mata acara RUPST ini merupakan mata acara tambahan dari informasi yang telah diumumkan sebelumnya melalui pemanggilan RUPST oleh perseroan pada tanggal 31 Mei 2023. Tidak akan ada perubahan terhadap komposisi anggota dewan komisaris,” papar direksi MBMA.

Asal tahu saja, susunan direksi MBMA saat ini adalah Devin Antonio Ridwan sebagai presiden direktur, Jason Laurence Greive  menjabat wakil presiden direktur, dan Titien Supeno selaku direktur.

Sementara mata acara lainnya masih sama seperti pemanggilan RUPST sebelumnya, seperti persetujuan atas penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2022.

Merdeka Battery baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 April 2023. Perseroan sebelumnya menggelar initial public offering (IPO) dengan harga Rp 795 per saham. Total saham yang dilepas sebanyak 11.549.999.900 saham. MBMA meraup sekitar Rp 9,2 triliun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia