Sambut Patrick Walujo, Saham GOTO hingga ARTO Mendaki
JAKARTA, Investor.d – Rencana perombakan susunan dewan komisaris dan direksi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi sentimen positif terhadap kebangkitan kinerja keuangan dan saham perseroan. Perombakan tersebut juga akan membuat integrasi GOTO dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO) akan lebih kuat.
Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) GOTO akhir bulan ini Patrick Walujo akan diangkat menjadi CEO menggantikan Andre Soelistyo. Begitu juga dengan Thomas Husted menjadi COO GOTO. Sedangkan Agus Martowardojo akan diangkat menjadi komisaris utama GOTO menggantikan Garibaldi Tohir. Andre Soelistyo juga didapuk menjadi komisaris perseroan.
Analis Citigruop Sekuritas Indonesia Ryan Davis dan Ferry Wong mengatakan, Patrick dan Thomas merupakan nama yang akrab di GOTO, karena kedua pernah berperan penting dalam mengembangkan Gojek di masa lalu. Hal ini membuat transisi kepemimpinan di perseroan akan berjalan mulus dan cepat.
“Kami yakin penunjukan Patrick akan membawa GOTO menuju profitabilitas. Kehadirannya juga diharapkan membuat integrasi Gojek, Tokopedia, dan Bank Jago akan lebih baik. Oleh karena itu, Kami melihat berita ini sebagai Sentimen positif bagi GOTO dan Bank Jago,” terangnya dalam riset terbaru yang diterbitkan, Jumat (9/6/2023).
Hal ini mendorong Citigroup Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 250. Target harga tersebut juga mempertimbangkan perkiraan berlanjutnya peningkatan take rate GOTO dan peluang penguatan kolaborasi dengan ARTO guna mendongkrak penyaluran kredit.
Patrick Walujo kelahiran 1975 didapuk menjadi komisaris GOTO sejak awal tahun 2023. Patrick juga merupakan co-founder dan managing partner Northstar Gorup. Sebagaiman diketahui Northstar merupakan investor awal di Gojek. Patrick juga kini menjabat sebagai komisaris PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) dan PT Duta Intidaya Tbk.
Penguatan Integrasi
Pandangan positif juga diberikan tim riset BRI Danareksa Sekuritas. Dalam riset harian sekuritas tersebut disebutkan bahwa pengangkatan Patrick Walujo menjadi CEO GOTO menggantikan Andre Soelistyo menjadi sentimen positif.
Apalagi co-founder Northstar bukan orang asing di GOTO. Karena, dirinya juga masih menjabat sebagai komisaris GOTO sejak tahun 2023. Patrick juga memiliki pengetahuan kuat terhadap portofolio GOTO dan dirinya terlibat langsung dalam merger Gojek dan Tokopedia hingga bertransformasi menjadi GOTO.
“Patrick diharapkan bisa membawa GOTO masuk dalam komunitas keuangan internasional, karena Patrick sangat kuat dengan keuangan global,” tulis riset harian BRI Danareksa Sekuritas yang diterbitkan pagi ini, Jumat (9/6/2023).
Sentimen positif lainnya datang dari mulai adanya perubahan basis pemegang saham perusahaan teknologi tersebut setelah masuk indeks MSCI. Investor global, seperti Blackrock hingga Amundi/Lyxor, mulai mengoleksi saham GOTO. Perubahan tersebut diharapkan membuat basis pemegang saham perseroan kian beragam.
GOTO juga masih memiliki sejumlah kekuatan untuk mencapai tingkat profitablititas ke depan. BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, penguatan kolaborasi GOTO dengan PT Bank Jago Tbk (ARTO) untuk peningkatan penyaluran kredit, pengembangan produk baru, dan sejumlah upaya lainnya untuk meningkatkan pengguna platform.
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekurtias untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 150. Sedangkan pagi ini, saham GOTO dibuka lanjutkan penguatan hingga menuju level tertinggi Rp 130.
Saham Melesat
Sementara itu, harga saham GOTO dan ARTO melesat pada penutupan perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/6/2023). Penguatan tertinggi dicetak saham ARTO.
Saham ARTO ditutup menguat Rp 230 (7,82%) menjadi Rp 3.170. Saham bank digital ini bergerak di zona hijau sepanjang sesi I pada kisaran Rp 3.030-3.180. Nilai transaksinya juga melesat menjadi Rp 115,67 miliar.
Begitu juga dengan saham GOTO menguat Rp 1 (0,80%) menjadi Rp 126. Bahkan, GOTO sempat menyentuh level Rp 130 dan tercatat sebagai saham dengan volume hingga nilai transaksi terbesar sepanjang sesi I. Nilai transaksinya mencapai Rp 515,39 miliar.
Penguatan harga saham ARTO dan GOTO tersebut melanjutkan penguatan yang sudah berlansung sejak kemarin. Bahkan, saham ARTO konsisten menguat terhitung sejak akhir Mei 2023 hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






