Jumat, 15 Mei 2026

Naik 35%, Antam Tetapkan Dividen Rp 1,91 Triliun

Penulis : Muawwan Daelami
15 Jun 2023 | 14:55 WIB
BAGIKAN
Antam. (Ilustrasi/Perseroan)
Antam. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, Investor.id –  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam menyetujui dividen tahun buku 2022 sebesar Rp 1,91 triliun atau setara dengan 50% dari total laba bersih tahun lalu senilai Rp 3,82 triliun.

Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie mengatakan, RUPST telah memutuskan delapan mata acara, di antaranya pengesahan laporan keuangan, Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), dividen, gaji, dan perubahan pengurus.

"Pada agenda kedua, pemegang saham menyepakati dividen 50% atau sekitar Rp 1,91 triliun," ucap Faisal menjawab Investor Daily, di Jakarta, Kamis (15/6/2023).

ADVERTISEMENT

Dengan total dividen Rp 1,91 triliun, Faisal menyebut, perseroan bakal membayar sekitar Rp 79,5 per saham kepada para pemegang saham atau naik 35% dari realisasi dividen tahun lalu.

"Semua sudah dihitung, termasuk kebutuhan dana untuk pengembangan, seiring dengan kenaikan laba yang kita peroleh. Jadi slot untuk pengembangan sudah dihitung. Keputusan pembagian dividen tidak akan menganggu cash flow dan udah sesuai dengan rencana pengembangan," jelas Faisal.

Apalagi, Antam bakal menuju industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV battery). Selain dividen, Faisal menambahkan, laba bersih perseroan pada tahun 2022 juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan eksplorasi secara agresif ke depan. "Jadi, arus kas dipakai untuk meningkatkan ketersediaan dana cadangan," imbuhnya.

Perombakan Direksi 

Lebih lanjut, RUPST Antam juga menyetujui usulan keputusan MIND ID untuk mengubah susunan pengurus perseroan. Hasilnya, Direktur Pengembangan Usaha Dolok Robert Silaban dan Direktur Sumber Daya Manusia Basar Simanjuntak diberhentikan dengan hormat.

Dalam RUPST ini, para pemegang saham menyetujui mengalihkan tugas I Dewa Bagus Wirantaya dari Direktur Operasi dan Produksi menjadi direktur pengembangan usaha perseroan dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan sebelumnya. Selanjutnya, pemegang saham menunjuk  Direktur Operasi dan Produksi Hartono dan  Direktur Sumber Daya Manusia Achmad Ardianto.

Paralel dengan perubahan tersebut, maka susunan pengurus Antam setelah RUPST sebagai berikut: 

Dewan Komisaris
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen F.X. Sutijastoto
Komisaris Independen  Gumilar Rusliwa Somantri
Komisaris Independen Anang Sri Kusuwardono
Komisaris   Bambang Sunarwibowo
Komisaris  Dilo Seno Widagdo

Dewan Direksi
Direktur Utama Bapak Nicolas D. Kanter
Direktur Operasi dan Produksi Hartono
Direktur Pengembangan Usaha I Dewa Bagus Wirantaya 
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko  Elisabeth RT Siahaan
Direktur Sumber Daya Manusia Achmad Ardianto 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia