Naik 35%, Antam Tetapkan Dividen Rp 1,91 Triliun
JAKARTA, Investor.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam menyetujui dividen tahun buku 2022 sebesar Rp 1,91 triliun atau setara dengan 50% dari total laba bersih tahun lalu senilai Rp 3,82 triliun.
Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie mengatakan, RUPST telah memutuskan delapan mata acara, di antaranya pengesahan laporan keuangan, Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), dividen, gaji, dan perubahan pengurus.
"Pada agenda kedua, pemegang saham menyepakati dividen 50% atau sekitar Rp 1,91 triliun," ucap Faisal menjawab Investor Daily, di Jakarta, Kamis (15/6/2023).
Dengan total dividen Rp 1,91 triliun, Faisal menyebut, perseroan bakal membayar sekitar Rp 79,5 per saham kepada para pemegang saham atau naik 35% dari realisasi dividen tahun lalu.
"Semua sudah dihitung, termasuk kebutuhan dana untuk pengembangan, seiring dengan kenaikan laba yang kita peroleh. Jadi slot untuk pengembangan sudah dihitung. Keputusan pembagian dividen tidak akan menganggu cash flow dan udah sesuai dengan rencana pengembangan," jelas Faisal.
Baca Juga:
Juni Wonowidjojo, Investor Ritel yang Masuk Top 10 Pemegang Saham ANTM, Bakal Berapa Dividennya?Apalagi, Antam bakal menuju industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV battery). Selain dividen, Faisal menambahkan, laba bersih perseroan pada tahun 2022 juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan eksplorasi secara agresif ke depan. "Jadi, arus kas dipakai untuk meningkatkan ketersediaan dana cadangan," imbuhnya.
Perombakan Direksi
Lebih lanjut, RUPST Antam juga menyetujui usulan keputusan MIND ID untuk mengubah susunan pengurus perseroan. Hasilnya, Direktur Pengembangan Usaha Dolok Robert Silaban dan Direktur Sumber Daya Manusia Basar Simanjuntak diberhentikan dengan hormat.
Dalam RUPST ini, para pemegang saham menyetujui mengalihkan tugas I Dewa Bagus Wirantaya dari Direktur Operasi dan Produksi menjadi direktur pengembangan usaha perseroan dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan sebelumnya. Selanjutnya, pemegang saham menunjuk Direktur Operasi dan Produksi Hartono dan Direktur Sumber Daya Manusia Achmad Ardianto.
Paralel dengan perubahan tersebut, maka susunan pengurus Antam setelah RUPST sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen F.X. Sutijastoto
Komisaris Independen Gumilar Rusliwa Somantri
Komisaris Independen Anang Sri Kusuwardono
Komisaris Bambang Sunarwibowo
Komisaris Dilo Seno Widagdo
Dewan Direksi
Direktur Utama Bapak Nicolas D. Kanter
Direktur Operasi dan Produksi Hartono
Direktur Pengembangan Usaha I Dewa Bagus Wirantaya
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Elisabeth RT Siahaan
Direktur Sumber Daya Manusia Achmad Ardianto
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






