Jumat, 15 Mei 2026

Satu Lagi Emiten Grup Bakrie Listing di Bursa

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Jun 2023 | 16:08 WIB
BAGIKAN
Komisaris Utama VKTR Anindya Bakrie. (Instagram/VKTR)
Komisaris Utama VKTR Anindya Bakrie. (Instagram/VKTR)

VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) disebut berpotensi menjadi pemain besar di industri kendaraan listrik. Berpengalaman di industri orderdil selama 47 tahun dan minimnya kompetitor diyakini menjadi peluang bagi VKTR untuk memimpin industri electric vehicle (EV) di Indonesia.

Ambisi VKTR menjadi pemain top di industri EV dibuktikan dengan IPO saham. Dari aksi korporasi tersebut, VKTR segera meraup dana sebanyak Rp 875 miliar. "Sedikit lebih di kisaran itu. Tapi yang lebih penting adalah performa VKTR sehabis IPO. Kami targetkan performanya tentu lebih baik dari tahun lalu," kata Komisaris Utama VKTR Anindya Bakrie di Jakarta, Selasa (13/6/2023).

Ada beberapa pertimbangan strategis yang membuat VKTR optimistis dalam menatap prospek industri EV ke depan. Dari pantauan awal, para pelaku pasar merespons antusias IPO perseroan. Ini mengindikasikan bahwa pasar memiliki animo yang cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

Menurut Anindya, tingginya animo masyarakat tersebut karena mereka mengharapkan kehadiran perusahaan EV yang berkelanjutan di Indonesia. Sebab selama ini perusahaan EV yang untung bisa dihitung jari. VKTR termasuk salah satu perusahaan EV yang untung di Indonesia.

Karena itu, menurut Anindya, VKTR akan memulai industri EV dengan bermain di bus listrik dan selanjutnya ekspansi ke kendaraan truk. Apalagi, di jenis kendaraan bus dan truk, Grup Bakrie melalui PT Bakrie Autoparts sudah berpengalaman selama 47 tahun membuat onderdil. Artinya, Grup Bakrie cukup punya keandalan di bidangnya meskipun selama ini non-EV.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia