Ke Mana Arah Bisnis Grup Bakrie? Anindya Bakrie Buka-bukaan
JAKARTA, investor.id – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), perusahaan investasi milik Grup Bakrie, menyatakan bahwa unit usaha di sektor manufaktur menjadi basis bagi perseroan untuk menangkap potensi bisnis baru ke depan.
Bakrie & Brothers melalui PT Bakrie Autoparts menjadi salah satu sumber pertumbuhan bisnis di bidang industri manufaktur, khususnya industri suku cadang kendaraan, sejak tahun 1970-an.
“Saat ini, pertumbuhan industri komponen otomotif boleh dibilang cenderung organik, di mana kenaikan penjualan dan pendapatan perusahaan mengikuti pasang surut industri otomotif nasional. Tapi, kami melihat potensi besar pengembangan dari industri otomotif kami di Bakrie Autoparts. Itulah mengapa kami kemudian membentuk VKTR Teknologi Mobilitas, yang kemudian menjadi business extension sekaligus lokomotif baru industri otomotif kami,” kata Direktur Utama dan CEO Bakrie & Brothers Anindya N Bakrie dalam keterangannya, Jumat (16/6/2023).
Anindya yang juga menjabat sebagai komisaris utama VKTR menegaskan bahwa dengan fokus pada pengembangan ekosistem kendaraan listrik, VKTR kini menjadi salah satu representasi bisnis masa depan Grup Bakrie yang berorientasi pada green energy dan sustainable business – berbekal pengalaman puluhan tahun di industri komponen otomotif. “Ini cara kami meraih pertumbuhan secara lebih besar dan cepat,” tukas Anindya.
Selain itu, Bakrie & Brothers melalui PT Bakrie Power memiliki pengalaman panjang di bisnis pengembangan infrastruktur energi. Dengan cara value-unlocking yang sama, emiten berkode saham BNBR tersebut merintis usaha di sektor infrastruktur energi baru dan terbarukan (EBT).
“Itulah mengapa PT Helio Synar kami kembangkan sebagai unit baru di bawah PT Bakrie Power, dan khusus mengerjakan proyek pembangkit listrik EBT yang ramah lingkungan dan menjadi tren masa depan,” tutur Anindya.
BNBR juga merintis usaha baru melalui PT Modula Sustainability Indonesia yang berinvestasi di subsektor teknologi konstruksi pencetakan 3-dimensi (3DCP), berpatungan dengan COBOD International dari Denmark yang dimiliki perusahaan terkemuka dunia seperti GE (USA), Cemex (Belanda), Holcim (Swiss), dan Peri (Jerman).
Modula menjadi pembuka bisnis baru bagi anak usaha PT BBI yang selama ini membidangi industri bahan bangunan dan memberikan alternatif dalam konstruksi bangunan dengan teknologi yang cepat, advanced, dan ramah lingkungan.
Kinerja
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






