Jumat, 15 Mei 2026

Ke Mana Arah Bisnis Grup Bakrie? Anindya Bakrie Buka-bukaan

Penulis : Jauhari Mahardhika
16 Jun 2023 | 22:05 WIB
BAGIKAN
Anindya Bakrie. (Foto: Istimewa)
Anindya Bakrie. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), perusahaan investasi milik Grup Bakrie, menyatakan bahwa unit usaha di sektor manufaktur menjadi basis bagi perseroan untuk menangkap potensi bisnis baru ke depan.

Bakrie & Brothers melalui PT Bakrie Autoparts menjadi salah satu sumber pertumbuhan bisnis di bidang industri manufaktur, khususnya industri suku cadang kendaraan, sejak tahun 1970-an.

“Saat ini, pertumbuhan industri komponen otomotif boleh dibilang cenderung organik, di mana kenaikan penjualan dan pendapatan perusahaan mengikuti pasang surut industri otomotif nasional. Tapi, kami melihat potensi besar pengembangan dari industri otomotif kami di Bakrie Autoparts. Itulah mengapa kami kemudian membentuk VKTR Teknologi Mobilitas, yang kemudian menjadi business extension sekaligus lokomotif baru industri otomotif kami,” kata Direktur Utama dan CEO Bakrie & Brothers Anindya N Bakrie dalam keterangannya, Jumat (16/6/2023).

ADVERTISEMENT

Anindya yang juga menjabat sebagai komisaris utama VKTR menegaskan bahwa dengan fokus pada pengembangan ekosistem kendaraan listrik, VKTR kini menjadi salah satu representasi bisnis masa depan Grup Bakrie yang berorientasi pada green energy dan sustainable business – berbekal pengalaman puluhan tahun di industri komponen otomotif. “Ini cara kami meraih pertumbuhan secara lebih besar dan cepat,” tukas Anindya.

Selain itu, Bakrie & Brothers melalui PT Bakrie Power memiliki pengalaman panjang di bisnis pengembangan infrastruktur energi. Dengan cara value-unlocking yang sama, emiten berkode saham BNBR tersebut merintis usaha di sektor infrastruktur energi baru dan terbarukan (EBT).

“Itulah mengapa PT Helio Synar kami kembangkan sebagai unit baru di bawah PT Bakrie Power, dan khusus mengerjakan proyek pembangkit listrik EBT yang ramah lingkungan dan menjadi tren masa depan,” tutur Anindya.

BNBR juga merintis usaha baru melalui PT Modula Sustainability Indonesia yang berinvestasi di subsektor teknologi konstruksi pencetakan 3-dimensi (3DCP), berpatungan dengan COBOD International dari Denmark yang dimiliki perusahaan terkemuka dunia seperti GE (USA), Cemex (Belanda), Holcim (Swiss), dan Peri (Jerman).

Modula menjadi pembuka bisnis baru bagi anak usaha PT BBI yang selama ini membidangi industri bahan bangunan dan memberikan alternatif dalam konstruksi bangunan dengan teknologi yang cepat, advanced, dan ramah lingkungan.

Kinerja 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia