Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Ditutup Melemah, S&P 500 Akhiri Kenaikan Enam Hari Berturut-turut

Penulis : Indah Handayani
17 Jun 2023 | 06:01 WIB
BAGIKAN
Tanda jalan di dekat Bursa Efek New York di Wall Street di New York, Amerika Serikat. (FOTO: ANGELA WEISS / AFP)
Tanda jalan di dekat Bursa Efek New York di Wall Street di New York, Amerika Serikat. (FOTO: ANGELA WEISS / AFP)

JAKARTA, investor.id – Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat (16/6/2023). S&P 500 akhiri kenaikan enam hari berturut-turut. Tapi masih mencetak pekan terbaik sejak Maret. 

Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 merosot 0,37% menjadi ditutup pada 4.409,59. Sedangkan Dow Jones Industrial Average tergelincir 108,94 poin (0,32%) menjadi ditutup pada 34.299,12. Sedangkan Nasdaq Composite terpangkas 0,68% menetap di 13.689,57.

Meski melemah di akhir pekan, indeks-indeks di Wall Street mencatatkan beberapa torehan  ciamik pada minggu ini. Sebut saja, S&P 500 naik 2,6% dalam seminggu, kinerja terbaiknya sejak Maret 2023.

Ini adalah pekan positif kelima S&P 500 berturut-turut, sebelumnya capaian ini terjadi pada November 2021. S&P 500 sekarang naik lebih dari 26% dari tren bearish terendahnya.

ADVERTISEMENT

Sedangkan Nasdaq Composite naik sekitar 3,3% pada minggu ini, menjadi pekan terbaik sejak Maret 2023. Nasdaq naik delapan minggu berturut-turut, kemenangan beruntun terbaiknya sejak 2019. Nasdaq dan S&P 500 naik enam hari berturut-turut hingga Kamis (15/6/2023).

S&P 500 dan Nasdaq telah mencapai level tertinggi sejak April 2022. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik hampir 1,3% untuk minggu ini, pekan positif ketiga berturut-turut.

Federal Reserve menyampaikan sesuai ekspektasi investor pada pekan ini. Ketika bank sentral mempertahankan suku bunga tidak berubah Rabu setelah 10 kali kenaikan berturut-turut.

Meski demikian, Fed mengisyaratkan bahwa dua kenaikan suku bunga lagi akan datang tahun ini. Tapi, banyak trader dan ekonom di Wall Street percaya bahwa Fed hampir selesai.  Di awal minggu, indeks harga konsumen bulan Mei mencapai level terendah dalam dua tahun.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia