Jumat, 15 Mei 2026

Berkembang Makin Pesat, Web3 dan Blockchain Disebut Usik Sistem Keuangan Lama

Penulis : Mashud Toarik
17 Jun 2023 | 08:11 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi representasi mata uang virtual Ripple, Bitcoin, Ethereum, dan Litecoin terlihat pada motherboard PC. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)
Ilustrasi representasi mata uang virtual Ripple, Bitcoin, Ethereum, dan Litecoin terlihat pada motherboard PC. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

JAKARTA, investor.id - Banyak orang makin menyadari bahwa Web3 dan blockchain memiliki potensi untuk mengganggu sistem keuangan lama secara revolusioner dan membuka pintu bagi ekonomi digital yang baru di masa depan.

Menariknya, Hong Kong, sebagai salah satu pusat keuangan terkemuka di dunia, juga telah bergabung dengan tren ini, bahkan dengan antusiasme yang tinggi. Mereka siap mendukung perkembangan Web3 dan blockchain secara aktif.

“Terlahir dari keraguan dan dituduh sebagai tren sebentar, teknologi Web3 dan blockchain telah mengubah sistem keuangan lama dan model bisnis secara diam-diam, membawa inovasi yang mengagumkan dan merangkul masa depan yang menarik,” ujar Pendiri dan CEO dari crypto exchange CoinEx. Haipo Yang, dalam keterangan yang dikutip Sabtu, (17/6/2023).

ADVERTISEMENT

Keuangan terdesentralisasi (DeFi) telah mengubah lanskap perbankan lama dengan cara yang sangat menarik. Melalui bursa terdesentralisasi (DEX) berbasis blockchain, individu dapat terlibat langsung dalam transaksi kripto peer-to-peer tanpa perlu perantara pihak ketiga. “Baik itu meminjam, membayar, atau berinvestasi, DeFi memberikan solusi yang terdesentralisasi dan memberdayakan pengguna,” ujar Yang.

Dengan dukungan aplikasi-aplikasi terkait Web3, perkembangan ini juga secara perlahan meresapi industri keuangan sehari-hari. Aplikasi-aplikasi ini merombak arsitektur layanan keuangan secara fundamental dan pada akhirnya akan meredefinisi peran lama bank-bank dalam masyarakat.

Selain itu, aset blockchain tidak hanya memberikan peluang baru bagi individu, tetapi juga memperluas akses ke market finansial global. “Dengan diperkenalkannya ETF Bitcoin dan perwalian kripto oleh institusi-institusi utama, aset-aset blockchain menjadi semakin terintegrasi dalam arus utama,” ujar Haipo Yang.

Lanjut dikatakan, itu semua menunjukkan bahwa ada semakin banyak investor institusi dan individu yang mengakui nilai industri blockchain.

Dikatakan, dalam menghadapi kemajuan yang pesat ini, CoinEx telah berkomitmen untuk memudahkan perdagangan kripto bagi pengguna di seluruh dunia. “CoinEx berusaha untuk menyediakan infrastruktur keuangan yang efisien dan terjangkau bagi mereka yang belum terakomodasi dalam sistem keuangan lama,” tambah Yang.

Selain itu, blockchain dan NFT telah mengubah lanskap digital dengan cara yang menarik. Teknologi blockchain menghadirkan potensi revolusioner untuk melacak, mengotentikasi, dan memperdagangkan aset digital dengan keamanan dan transparansi yang tinggi. “NFT membuka pintu bagi tokenisasi aset fisik dan intelektual yang lebih luas, seperti seni, game item dan hak kekayaan intelektual,” ujar Yang.

Lanjut dikatakan, fenomena tersebut juga memberi peluang baru bagi konsumsi, perdagangan dan investasi aset, menciptakan dunia baru yang menarik dengan kemungkinan tanpa batas.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia