Jumat, 15 Mei 2026

MIND ID Dorong PTBA Ekspansi Bisnis Berbasis Hijau

Penulis : Indah Handayani
20 Jun 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
Sumber; IST
Ilustrasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Sumber; IST

JAKARTA, investor.id - BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID mengatakan,PT Bukit Asam Tbk (PTBA) didorong tidak hanya mencapai peningkatan kinerja, tapi juga aspek lainnya seperti melakukan ekspansi bisnis berbasis hijau. Hal ini dilakukan agar perseroan dapat terus beradaptasi pada transisi energi dan serta mendukung pemerintah dalam target nol emisi karbon (NZE) pada 2060.

Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf mengapresiasi kesuksesan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp12,6 triliun pada 2022 atau naik 159 % dari tahun sebelumnya yang hanya senilai Rp7,9 triliun. “Pencapaian tersebut merupakan salah satu keberhasilan PTBA dalam menjalankan roda bisnisnya di sektor pertambangan batu bara,” ungkap Heri dalam keterangannya, Senin (19/6/2023).

Heri berharap PTBA ke depan bisa terus mengalami pertumbuhan dan menjadi perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia. MIND ID sebagai perusahaan holding akan terus memberikan dorongan penuh agar PTBA bisa mengalami peningkatan kinerja tidak hanya dalam urusan capaian laba perusahaan.

ADVERTISEMENT

Melainkan, lanjut dia, dari aspek lainnya seperti melakukan ekspansi bisnis berbasis hijau untuk terus beradaptasi pada transisi energi dan terus memberikan dukungan penuh terhadap target pemerintah Indonesia mencapai target nol emisi karbon (NZE) pada 2060.

“Hal ini tentu sangat diperlukan untuk beradaptasi di era transisi energi dan PTBA sudah menjalankan program ekspansi bisnis berbasis hijau,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bukit Asam (PTBA) Apollonius Andwie C mengatakan, peningkatan pendapatan perseroan tentunya didasarkan pada kinerja keuangan yang sebanding dengan kinerja keberlanjutan yang berbuah manis. Pada 2022, PTBA mencatatkan penjualan ekspor sebesar 12,5 juta ton dan realisasi Domestic Market Obligation (DMO) tercatat sebesar 19,2 juta ton atau 119% dari realisasi tahun 2021 yang sebesar 16,1 juta ton.

“Tingkat kesehatan perusahaan pun melampaui target yang diusung. Dari lima indikator meliputi nilai ekonomi dan sosial perusahaan, inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, peningkatan investasi, dan pengembangan talenta, skor PTBA mencapai 106,78%,” jelasnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia