Merdeka Battery (MBMA) Buka-bukaan soal Transaksi Berikut
JAKARTA, investor.id - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) memberikan pinjaman kepada PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI), yang merupakan perusahaan terkendali MBMA.
Manajemen MBMA menjelaskan, berdasarkan perjanjian, nilai keseluruhan dari transaksi adalah sampai dengan US$ 50 juta ditambah dengan bunga yang timbul sebagaimana diatur di dalam perjanjian.
Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
“Perseroan sebagai kreditur yang juga sebagai perusahaan pengendali MTI sepakat untuk memberikan dana pembiayaan sampai dengan US$ 50 juta kepada MTI selaku debitur ditambah dengan SOFRR dan margin 5,26% per tahun,” papar manajemen MBMA dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (21/6/2023).
Menurut manajemen MBMA, setelah efektifnya perjanjian, MTI dapat menggunakan dana pembiayaan yang diberikan oleh MBMA untuk membiayai sebagian kebutuhan belanja modal MTI yang timbul dari pembangunan proyek AIM I yang dijadwalkan akan memulai produksi pada pertengahan kedua tahun 2023.
MDKA
Di sisi lain, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang merupakan induk MBMA juga menyampaikan keterbukaan informasi terbaru. Isinya terkait perjanjian antara MDKA, MBMA, dan MTI, yakni perjanjian novasi sebagian dan amendemen sehubungan dengan perjanjian fasilitas dukungan induk tertanggal 23 Agustus 2022.
Manajemen MDKA menjelaskan, berdasarkan perjanjian, perseroan, MBMA, dan MTI telah sepakat bahwa dengan tunduk pada dipenuhinya persyaratan-persyaratan pendahuluan, perseroan mengalihkan dan menyerahkan dengan cara novasi sebagian dari hak-hak dan kewajiban-kewajibannya atas dana pembiayaan yang telah diberikannya kepada MTI berdasarkan perjanjian fasilitas dukungan induk, sebesar US$ 30 juta beserta dengan jumlah bunga yang timbul dari padanya sejak tanggal penarikan oleh MTI, kepada MBMA.
Baca Juga:
Saham Nikel Belum Habis, Ini AlasannyaSehingga, setelah efektifnya perjanjian, MBMA akan menjadi kreditur baru pada perjanjian fasilitas dukungan induk bersama dengan perseroan.
Serta porsi komitmen dana pembiayaan perseroan dan MBMA sebagai kreditur terhadap MTI sebagai debitur berdasarkan perjanjian fasilitas dukungan induk menjadi masing-masing sebesar US$ 30 juta.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






