Jumat, 15 Mei 2026

Ditinggal Lo Kheng Hong, Saham dan Dividen Clipan (CFIN) Tertinggi Sepanjang Masa

Penulis : Parluhutan Situmorang
22 Jun 2023 | 16:36 WIB
BAGIKAN
PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN)
PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN)

JAKARTA, investor.id – Investor kawakan Lo Kheng Hong belakangan ini mulai mengurangi saham PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), namun perusahaan pembiayaan itu malah akan membagikan dividen jumbo tahun buku 2022 senilai Rp 398,45 miliar atau Rp 100 per saham.

Hal ini didasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Clipan Finance, Kamis (22/6/2023). Jumlah dividen tersebut setara dengan 128% dari raihan laba bersih tahun 2022 yang mencapai Rp 310,7 miliar.

Tak hanya diguyur dividen besar, harga saham CFIN ternyata sukses mencapai rekor tertinggi baru hari ini atau setalah Lo Keng Hong mengurangi eksposur di perusahaan multifinance tersebut.

ADVERTISEMENT
Ditinggal Lo Kheng Hong, Saham dan Dividen Clipan (CFIN) Tertinggi Sepanjang Masa
Lo Kheng Hong. (YouTube/Intiland)

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham CFIN ditutup melesat Rp 55 (11,22%) menjadi Rp 545, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) terjerembap sebanyak 50,36 poin ke level 6.652,2.

Dengan penutupan Rp 545, harga saham CFIN kembali mencapai level tertinggi baru sepanjang masa. Sedangkan sepanjang tahun 2022 berjalan, saham CFIN telah melesat 84,12% dari level penutupan akhir tahun allu Rp 296 menjadi Rp 545.

Sebelumnya, nama Lo Kheng Hong menghilang dari data pemegang saham 5% atau lebih dari CFIN. Hal tersebut berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 20 Juni 2023 terkait kepemilikan saham 5% atau lebih dari semua emiten.

Padahal, per 19 Juni, Pak Lo – sapaan akrabnya – masih memiliki 199.332.800 saham atau 5%. Memang, Pak Lo akhir-akhir ini terpantau melepas saham CFIN. Pasalnya di data per 19 Juni itu sudah berkurang dari kepemilikannya di 16 Juni yang masih sebanyak 203.371.700 saham atau 5,1%.

Dan jumlah pada 16 Juni tersebut pun sudah menyusut dibandingkan tanggal 15 Juni yang masih sebanyak 203.944.700 saham atau 5,12%.  Sebagai informasi, Pak Lo tercatat terakhir membeli saham CFIN pada Juli 2022 sebanyak 1.768.900 saham sehingga kepemilikannya menjadi 203.944.700. Sejak saat itu, investor berusia 64 tahun ini terpantau tak melakukan transaksi beli ataupun jual sampai akhirnya data per 16 Juni 2023 keluar.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 17 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia