Jumat, 15 Mei 2026

Saham Menguat, Bank Jago  (ARTO) Kembali Berkokok

Penulis : Parluhutan Situmorang
27 Jun 2023 | 08:59 WIB
BAGIKAN
Bank Jago (ARTO)
Bank Jago (ARTO)

JAKARTA, Investor.id - Harga saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) kembali lanjutkan kenaikan  sebanyak 4,89% menjadi Rp 3.220 pada perdagangan Senin (26/6/2023) setelah diborong investor asing dan mencatatkan kinerja bulanan yang solid pada periode Mei 2023. 

Harga saham Bank Jago dibuka di Rp 3.080/saham atau meningkat 10 poin dari penutupan pekan lalu. Harga saham Bank Jago sempat ambles ke zona merah pada 1 jam pertama perdagangan dan menyentuh posisi terendah intraday di Rp 2.980/saham. 

Namun harga berbalik arah dengan cepat dan pada akhir perdagangan ditutup di Rp 3.220/saham sekaligus sebagai posisi tertinggi intraday. Penguatan harga saham juga diikuti volume transaksi yang tinggi dan aksi borong investor asing. 

ADVERTISEMENT

Volume perdagangan saham Bank Jago mencapai 35,93 juta dan nilai transaksi menyentuh Rp 113,09 miliar. Data perdagangan mencatat, investor asing net buy saham Bank Jago sebesar Rp 22,5 miliar di pasar reguler. Di hari yang sama, transaksi di IHSG cenderung lesu, tidak sampai Rp7,5 triliun. Investor cenderung wait and see menyambut libur panjang lebaran Idul Adha.  

Kinerja harga saham Bank Jago juga kembali memuncaki klasemen bank digital disusul oleh Bank Aladin Syariah (BANK), Bank Amar Indonesia (AMAR) yang masih menghijau dengan apresiasi 1,65% dan 0,69%. Sedangkan Bank Neo Commerce (BBYB) stagnan dan Allo Bank Indonesia (BBHI) terkoreksi 0,57%. 

Bank Jago baru saja merilis laporan keuangan bulanan untuk periode Mei 2023. Total penyaluran kredit dan pembiayaan syariah mencapai Rp 11,2 triliun. 

Artinya, hanya dalam 1 bulan, kredit Bank Jago bertumbuh Rp 683 miliar atau setara dengan kenaikan 6,5% dari bulan sebelumnya. Sedangkan jika dibandingkan dengan tahun lalu (year on year), pertumbuhan kredit terbilang fantastis mencapai 58%. 

Selanjutnya dari sisi penghimpunan dana, total Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jago hingga akhir Mei 2023 mencapai Rp12,6 triliun atau meningkat Rp 596 miliar dari bulan sebelumnya dan setara dengan pertumbuhan bulanan sebesar 5%. 

DPK Melesat

Namun jika DPK Bank Jago akhir Mei 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya terjadi pertumbuhan yang sangat fantastis hingga 169%. Mayoritas DPK juga disumbang oleh dana murah atau Current Account Saving Account (CASA).

Ekspansi kredit yang signifikan dari Bank Jago dan gencarnya menghimpun dana murah membuat dampak dari kenaikan suku bunga justru membawa berkah bagi pionir bank digital yang satu ini. Pendapatan bunga bersih naik 31% dibanding periode yang sama tahun lalu dan tembus Rp 700,3 miliar. 

Dari sisi bottom-line, laba bersih Bank Jago juga masih tumbuh sekitar 10,3% menjadi Rp32 miliar. Pertumbuhan laba bersih yang relatif lebih rendah tersebut diakibatkan karena beban pencadangan yang masih tinggi. Namun pencadangan tersebut sudah banyak diantisipasi oleh para pelaku pasar. 

Soal pencadangan yang masih tinggi, riset Bahana Sekuritas menyebut bahwa Bank Jago memberikan pedoman kinerja yang cukup konservatif di tengah meningkatnya risiko ketidakpastian. "Meskipun peningkatan risiko masih sesuai dengan perkiraan bank, akan tetapi pencadangan dilakukan untuk memberikan bantalan lebih kuat terhadap kondisi makro yang penuh tantangan" tulis Bahana Sekuritas dalam laporan risetnya pekan lalu. 

Dengan kinerja yang masih tumbuh ekspansif serta manajemen risiko yang solid, kinerja harga saham Bank Jago pun turut terdongkrak. Dalam sepekan terakhir saham Bank Jago menguat 8,05% dan dalam satu bulan terakhir melonjak 28,3%.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 9 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 19 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia