Jumat, 15 Mei 2026

Target Harga Saham ANTM Direvisi Naik, Begini Pertimbanganya

Penulis : Parluhutan Situmorang
27 Jun 2023 | 13:28 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi tambang Antam. (Foto: Perseroan)
Ilustrasi tambang Antam. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam. Target harga yang baru menggambarkan posisi Antam sebagai produsen bijih nikel terbesar yang paling diuntungkan oleh surplus permintaan biji nikel.

BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa banyak smelter nikel beroperasi, sehingga posisi Antam sebagai perusahaan produsen bijih nikel terbesar di Indonesia diuntungkan. Hal ini diharapkan membuat volume penjualan bijih nikel tahun ini bisa lebih tinggi dari perkiraan semula.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan mengungkapkan, sektor bijih nikel memang menghadapi beberapa kendala sejak awal tahun ini, terutama dipengaruhi oleh perubahan debt ceiling AS. Begitu juga dengan keseimbangan pasokan nikel yang meningkat berimbas terhadap penurunan harga.

ADVERTISEMENT

Pasokan nikel global diprediksi mencapai 400 ribu ton pada 2022-2023. Kenaikan tersebut sejalan dengan pertumbuhan permintaan bijih nikel yang berimbas positif terhadap volume penjualan emiten berkode saham ANTM tersebut.

“Berbagai faktor tersebut diharapkan mendongkrak volume penjualan bijih nikel Antam pada kuartal II-2023. Sedangkan pada kuartal I-2023 terjual 3,4 juta ton bijih nikel atau volume penjualan terbesar sejak diterbitkan larangan ekspor pada 2020,” tulis Hasan dalam risetnya. 

Tahun ini, ANTM membidik volume panjualan sebanyak 9,4 juta ton bijih nikel atau bertumbuh 36% dari realisasi tahun 2022 sebanyak 6,9 juta ton. “Kami yakin bahwa ANTM mampu untuk mencapai target penyerahan sebanyak 2,2 juta ton pada kuartal II-2023 dari target penjualan semester I-2023 sekitar 5,56 juta ton,” sebutnya.

Selain lonjakan volume penjualan, ANTM diprediksi mulai mendapat dukungan dari pengoperasian FeNi Halmahera yang ditargetkan tuntas pada kuartal III-2023. Produksi pabrik iini diperkirakan mencapai 2.000 ton FeNi tahun ini. “Kami meyakini bahwa pabrik ini akan efektif beroperasi pada kuartal IV-2023 dengan kontribusi diprediksi minimal terhadap kinerja keuangan tahun ini,” terangnya.

Dengan berbagai faktor tersebut, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham ANTM dengan target harga direvisi naik menjadi Rp 3.500 dari Rp 3.200. Target harga tersebut merefleksikan proyeksi kenaikan laba bersih Antam menjadi Rp 5,79 triliun pada 2023 dibandingkan raihan tahun lalu Rp 3,82 triliun.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 8 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 18 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia